Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Layar monitor menampilkan saham Spotify di New York Stock Exchange (NYSE) di New York, AS, Senin (3/12/2018). - Bloomberg/Michael Nagle
Premium

Membandingkan Kinerja Keuangan vs Kinerja Saham Perusahaan Teknologi Global

30 Oktober 2020 | 14:09 WIB
Meski perusahaan-perusahaan teknologi global mencatatkan kinerja keuangan yang positif selama pandemi, tetapi rupanya tak selalu sejalan dengan pergerakan sahamnya. Mengapa demikian?

Bisnis.com, JAKARTA – Untuk kali kedua beruntun saham perusahaan raksasa penyedia layanan hiburan audio, Spotify Technology S.A., terjun bebas. Pada akhir perdagangan Kamis (29/10/2020), saham emiten berkode SPOT yang melantai di Bursa New York ini diperdagangkan dengan harga US$266,87.

Posisi tersebut merosot 3,43 persen ketimbang harga sehari sebelumnya. Ini merupakan penurunan kedua setelah saham Spotify sempat lengser dari posisi US$287,45 ke US$276,14 pada akhir perdagangan Rabu (28/10).

Salah satu sentimen pemicu penurunan ini adalah rilis laporan keuangan terkini perusahaan itu.

Di atas kertas, Spotify memang mencatatkan pencapaian solid. Pengguna aktif rata-rata platform mereka menembus 320 juta pada kuartal III/2020.

Angka ini naik 29 persen secara tahunan dan 7 persen secara kuartalan. Realisasi pendapatan pun meningkat 14 persen secara year-on-year (yoy) ke angka 1,97 miliar euro.

Namun, catatan keuangan perusahaan yang berkantor pusat di Stockholm, Swedia tersebut masih merah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top