Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Achmad Yurianto Dicopot Dadakan dari Dirjen P2P Kemenkes, Ada Apa?

Pencopotan Achmad Yurianto dari posisi Dirjen P2P dilakukan hari ini, Jumat (23/10/2020) oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  17:04 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberikan update data virus corona (Covid-19) di Indonesia dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Minggu (24/5/2020) - Dok./Gugus Tugas Covid/19
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberikan update data virus corona (Covid-19) di Indonesia dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Minggu (24/5/2020) - Dok./Gugus Tugas Covid/19

Bisnis.com, JAKARTA - Acmad Yurianto dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan atau Dirjen P2P.

Pencopotan tersebut dilakukan hari ini, Jumat (23/10/2020) oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, seperti dilansir Tempo.co.

"Staf ahli menteri [kesehatan]," kata Yurianto ketika dikonfirmasi soal pencopotan dirinya, Jumat (23/10/2020).

Meski demikian, belum diketahui kapan pengangkatan resmi Yurianto sebagai Staf Ahli Menteri Kesehatan.

Masa jabatan Yurianto sebagai Dirjen P2P Kemenkes terbilang singkat. Mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 tersebut baru ditetapkan sebagai Dirjen P2P Kemenkes pada Maret 2020.

Ini artinya, Yurianto hanya menduduki posisi Dirjen P2P selama tujuh bulan. Sebelumnya, dia merupakan Sekretaris Dirjen P2P.

Seperti diketahui, Achmad Yurianto tercatat lolos seleksi administrasi Calon Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan.

Hal tersebut tercantum dalam pengumuman resmi Hasil Seleksi Administrasi dan Permintaan Tanggapan Masyarakat terhadap Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Direksi BPJS Kesehatan Masa Jabatan 2021–2026. Pengumuman itu disampaikan pada Selasa (20/10/2020).

Dari 253 pendaftar calon Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan, 184 di antaranya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Di antara jumlah tersebut, terdapat 36 kandidat Anggota Dewan Pengawas dari empat unsur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes dokter terawan Achmad Yurianto
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top