Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

90 Orang Tewas Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Vietnam

Kematian terbanyak dilaporkan di provinsi Quang Tri, Thua Thien Hue dan Quang Nam, menurut laporan terbaru komite itu seperti dikutip Xinhuanet.com, Senin (19/10/2020).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  14:49 WIB
Ilustrasi/Banjir di Vietnam/floodlist.com
Ilustrasi/Banjir di Vietnam/floodlist.com

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 90 orang tewas dan 34 lainnya hilang akibat banjir, tanah longsor dan bencana alam lainnya yang dipicu hujan deras di Vietnam.

Bencana tersebut terjadi di wilayah tengah Vietnam selama dua pekan terakhir, menurut Komite Pengarah Pusat untuk Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam Vietnam.

Kematian terbanyak dilaporkan di provinsi Quang Tri, Thua Thien Hue dan Quang Nam, menurut laporan terbaru komite itu seperti dikutip Xinhuanet.com, Senin (19/10/2020).

Pada Senin (19/10/2020) pukul 6 pagi waktu setempat sekitar 37.500 rumah dengan 121.280 orang di wilayah Ha Tinh, Quang Binh, Quang Tri dan Thua Thien Hue dievakuasi ke daerah aman. Sekitar 121.700 rumah masih terendam, kata komite itu.

Sejak 6 Oktober, hampir 531.800 sapi dan ayam mati disapu bersih air bah. Bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor, juga menyebabkan erosi dan kerusakan di beberapa jalan raya nasional dan jalan lokal.

Sekolah di provinsi Nghe An dan Ha Tinh tengah telah mengizinkan siswa untuk tinggal di rumah mulai hari Senin untuk memastikan keamanan di tengah situasi bencana, menurut kantor berita Vietnam.

Curah hujan yang diperkirakan lebih dari 600 milimeter di beberapa daerah, menimbulkan risiko banjir, banjir bandang, dan gena4ngan.

Selama pertemuan darurat yang diadakan pada Minggu, komite mengeluarkan peringatan tingkat empat, tingkat peringatan tertinggi kedua atas risiko bencana alam di Vietnam tengah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir vietnam

Sumber : Xinhuanet.com

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top