Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sebuah pesawat Airbus A320 yang dioperasikan Vueling Airlines SA, salah satu anak usaha International Consolidated Airlines Group SA (IAG), mendarat di runway pabrik milik Airbus SE di Sevilla, Spanyol, Jumat (3/7/2020). - Bloomberg/Marcelo del Pozo\\r\\n
Premium

Siasat Airbus Gaet Pelanggan Kelas Atas untuk Kembali 'Terbang'

07 Oktober 2020 | 13:24 WIB
Pandemi Covid-19 membuat pesanan pesawat untuk Airbus SE turun drastis. Celah pelanggan kelas atas pun menjadi peluang untuk tetap mengudara.

Bisnis.com, JAKARTA – Airbus SE boleh saja menang telak atas kompetitornya, Boeing, dalam hal jumlah pesanan. Namun, bukan berarti pabrikan pesawat multinasional asal Eropa ini bisa menyembunyikan tekanan yang mereka alami akibat pandemi Covid-19.

Jika mengacu data per 31 Agustus 2020, sepanjang tahun ini mereka telah mengalami 67 pembatalan pesanan berbagai jenis pesawat. Akibat catatan tersebut, sepanjang 8 bulan berjalan, total pesanan Airbus cuma mentok di angka 314.

Jumlah pesanan tersebut tak ada apa-apanya apabila dibandingkan pesanan Airbus sepanjang 2019, yang mencapai 1.311 pesawat.

Perusahaan pun dihadapkan pada sejumlah skenario yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Salah satunya adalah opsi mewacanakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atas 15.000 karyawan jika tidak ada rebound permintaan global hingga 2023.

Tapi, di tengah keputusan berat tersebut, perusahaan bukannya tak berusaha menyelamatkan diri. Sejumlah langkah dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Salah satunya adalah peluncuran produk baru, pesawat bernama Airbus ACJ TwoTwenty yang dirilis pada Selasa (6/10/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top