Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pulihkan Ekonomi, Australia Genjot Proyek Infrastruktur Puluhan Triliun Rupiah

Selain itu, Australia akan menaikkan total pengeluaran pemerintah untuk proyek transportasi menjadi A$11,3 miliar dan mendukung 30.000 pekerjaan langsung dan tidak langsung.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  09:46 WIB
Kegiatan konstruksi gedung di Australia -  Bloomberg
Kegiatan konstruksi gedung di Australia - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Australia mengeluarkan anggaran tambahan sebesar A$7,5 miliar (US$5,4 miliar) atau sekitar Rp79,9 triliun untuk proyek infrastruktur, termasuk pembangunan jalan raya, rel kereta api, dan jembatan, dalam rangka meningkatkan pemulihan ekonomi negara.

Perdana Menteri Scott Morrison dalam sebuah pernyataan pada mengatakan rencana tersebut menaikkan total pengeluaran pemerintah untuk proyek transportasi menjadi A$11,3 miliar dan mendukung 30.000 pekerjaan langsung dan tidak langsung.

Selain itu, upaya tersebut adalah bagian dari rencana pemerintah untuk menekan negara bagian untuk mencabut pengeluaran mereka sendiri untuk jalan dan jembatan.

"Komitmen ini akan membantu perekonomian bergerak," kata Bendahara Josh Frydenberg dalam pernyataannya, dilansir Bloomberg, Senin (5/9/2020).

Australia diperkirakan akan menaikkan pagu utang di atas A$1,1 triliun untuk mendukung rencana pemulihan ekonominya, dan memajukan pemotongan pajak penghasilan yang dijadwalkan untuk 2022 selama dua tahun. Pada Sabtu pekan lalu, pemerintah mengumumkan perluasan Skema Deposito Pinjaman Rumah Pertama untuk mendorong pembangunan.

Menurut estimasi median dalam survei ekonom Bloomberg, beban utang negara dapat melonjak menjadi A$712,1 miliar atau 38 persen dari PDB pada tahun fiskal saat ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur australia pemulihan ekonomi

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top