Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selain Gerakan 3M, Menjaga Imunitas Juga Penting untuk Cegah Covid-19 Lho!

Imunitas sangat berperan dalam mencegah infeksi virus corona. Jika kondisi seseorang sehat, faktor eksternal sedikit berpengaruh terhadap penularan virus.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  15:12 WIB
Sekretaris Tim Mitigasi Dokter dalam Pandemi Covid-19 PB IDI dr. Ekasakti Octohariyanto dalam diskusi dengan tema Tetap Aman dan Imun di Tengah Pandemi Covid-19, yang disiarkan langsung dari Graha BNBP, Jumat (2/10/220) -  YouTube BNPB.
Sekretaris Tim Mitigasi Dokter dalam Pandemi Covid-19 PB IDI dr. Ekasakti Octohariyanto dalam diskusi dengan tema Tetap Aman dan Imun di Tengah Pandemi Covid-19, yang disiarkan langsung dari Graha BNBP, Jumat (2/10/220) - YouTube BNPB.

Bisnis.com, JAKARTA – Selain menerapkan kebiasaan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, peningkatan imunitas tubuh juga diperlukan guna mencegah penularan Covid-19.

Sekretaris Tim Mitigasi Dokter dalam Pandemi Covid-19 PB IDI, dr. Ekasakti Octohariyanto mengatakan mengungkapkan ada tiga faktor yang berperan dalam penyebaran Covid-19 yaitu agent, environment, dan host.

Agent merupakan entitas virus corona itu sendiri dan bagaimana cara penularannya. Sementara environment terkait dengan faktor eksternal, sehingga kebiasaan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M) berperan dalam mencegah penyebaran virus.

Sementara itu, faktor host berasal dari tubuh individu itu sendiri, sehingga imunitas sangat berperan dalam mencegah infeksi virus corona. Dr. Ekasakti mengatakan jika kondisi seseorang sehat, faktor agent dan environment hanya sedikit berpengaruh terhadap penularan virus.

“Tapi jika kita sakit, imunitas turun, kita stres, aktivitas berkurang, itu akan memudahkan agent atau environment memengaruhi kondisi. Jadi kita harus selalu menjaga imunitas kita,” ungkap dr. Ekasakti dalam diskusi dengan tema Tetap Aman dan Imun di Tengah Pandemi Covid-19, yang disiarkan langsung dari Graha BNBP, Jumat (2/10/220).

Sementara itu, Team Leader SAHABATKU, Muhammad Chalid mengungkapkan kondisi psikis seseorang juga memiliki pengaruh yang besar dalam menjaga imunitas seseorang.

“Pikiran kita itu dibebani terus menerus dengan masalah yang tidak pernah terpecahkan, sehingga pada saat masalah itu muncul otomatis daya tahan tubuh semakin berkurang,” ujar Chalid.

Terkait imunitas tubuh sendiri, dr. Ekasakti mengatakan sebenarnya imunitas tubuh bisa ditingkatkan dengan makanan yang dikonsumsi sesuai dengan usianya dan porsinya.

“Kita sebenarnya tidak membutuhkan karbohidrat yang terlalu banyak. Jadi ya cukup nasi dalam porsi dua atau tiga kali sehari dan tidak perlu banyak,” ungkap dr. Ekasakti.

Dia menambahkan, asupan nasi bisa dikurangi jika seseorang telah mengonsumsi gula cukup banyak. Selain itu, komponen lain seperti protein dan lemak yang seimbang juga diperlukan untuk menjaga imunitas.

“Jangan sampai kita hanya makan nasi dengan lauk seadanya, tapi protein kurang. Selain itu kita juga butuh lemak, tapi jangan terlalu banyak gorengan, itu asam lemak tidak jenuh yang susah diurai, malah jadi sumber penyakit,” pungkasnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Imunitas tubuh Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top