Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
William Henry Gates II.  - Dok. Gates Notes
Premium

Obituari: Jejak William Di Balik Jiwa Filantropis Bill Gates  

16 September 2020 | 18:13 WIB
Bill Gates boleh dibilang menjadi salah satu taipan paling dermawan di dunia. Namun, tanpa peran ayahnya yakni William Henry Gates II, yang baru saja meninggal, Bill Gates mungkin tak akan sedermawan saat ini.

Bisnis.com, JAKARTA - "My dad’s wisdom, generosity, empathy, and humility had a huge influence on people around the world." 

Kalimat tersebut dikatakan Bill Gates dalam memoar untuk ayahnya melalui blog pribadi GatesNotes pada Selasa (15/9/2020). Memoar itu ditulis pascameninggalnya William Henry Gates II di Amerika Serikat pada Senin (14/9/2020).

Ayah Bill Gates meninggal dunia pada usia 94 tahun karena penyakit Alzheimer. Untuk mengenang Ayahnya, Bill Gates menuliskan kisah dan pengaruh ayahnya dalam blog tersebut. Dia menggambarkan sosok ayahnya sebagai tokoh inspiratif.

William bisa dibilang menjadi salah satu tokoh kunci kesuksesan Bill Gates hingga menjadi tokoh pesohor dan berpengaruh di dunia.

Bill Gates mengatakan ayahnya sangat konsen dalam memulai organisasi amal. Pengaruh filantropi itu mendorongnya untuk fokus menjalankan Yayasan Bill & Melinda Gates setelah mundur dari Microsoft.

"Yayasan Bill & Malina Gates tidak akan seperti sekarang ini tanpa ayah saya. Lebih dari siapa pun, dia membentuk nilai-nilai yayasan," tulisnya dalam Blog GatesNotes.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top