Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Karier Mantan Penjaga Jokowi Kian Kinclong

Nama-nama mantan penjaga Presiden Jokowi memiliki karie mulus yang menanjak setelah usai dari tugas pengawalan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 September 2020  |  21:15 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat jumpa pers terkait insiden penyerangan Mapolsek Ciracas, di Mabes AD, Jakarta, Minggu (30/8/2020). - Antara/Syaiful Hakim
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat jumpa pers terkait insiden penyerangan Mapolsek Ciracas, di Mabes AD, Jakarta, Minggu (30/8/2020). - Antara/Syaiful Hakim

Bisnis.com, JAKARTA - Nasib baik semakin akrab bersama mantan penjaga Presiden Indonesia Jokowi. Karier para mantan penjaga Presiden Jokowi semakin bersinar.

Seperti, Brigadir Jenderal TNI Mohamad Hasan, salah satu mantan Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden era Jokowi, resmi menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Dia menggantikan Danjen Kopassus sebelumnya Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa yang menyerahkan tongkat komando kepemimpinan Korps Baret Merah, di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis 10 September 2020.

Kenaikan jabatan Hasan menambah nama-nama mantan penjaga Jokowi yang kariernya mulus setelah lungsur dari tugas pengawalan.

Berikut nama-nama eks pengawal Jokowi yang karirnya kinclong pasca tugas mereka.

1. Jenderal Andika Perkasa

Andika merupakan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pertama yang ditunjuk Jokowi dua hari setelah dia menjabat sebagai presiden. Andika bertugas mengawal Presiden selama dua tahun.

Keluar dari lingkaran Istana, Andika langsung menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XII Tanjungpura. Andika kemudian melanjutkan kariernya sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat.

Setelah sempat menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat, ia kemudian naik jabatan menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat dengan pangkat Jenderal. Ia merupakan salah satu kandidat nama yang digadang-gadang menjadi penerus jabatan Panglima TNI.

2. Bambang Suswantono

Selepas kepergian Andika, Komandan Paspampres diduduki oleh Bambang Suswantono. Sebelumnya, Bambang merupakan Wakil Komandan Paspampres pada 2014 hingga 2016. Ia menjabat dari 2016 hingga 2017.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai bos pengawal presiden, dia diangkat menjadi Komandan Korps Marinir dan terakhir menjadi Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut.

Tak lama, Bambang kemudian dilantik menjadi Letnan Jenderal. Bambang pun telah menduduki jabatan baru sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI per 2020.

3. Suhartono

Suhartono saat ini menjabat sebagai Komandan Korps Marinir. Dia merupakan pengganti Bambang Suswantono selepas jabatan Danpaspampres.

Sama seperti Bambang, sebelum menjabat sebagai Komandan Korps Marinir, Mayor Jenderal Suhartono merupakan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden sejak 2017-2018.

4. Mohamad Hasan

Brigadir Jenderal Mohamad Hasan menjabat sebagai Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Jabatan tersebut ia emban sejak Januari 2019.

Sebelumnya, Hasan adalah Komandan Grup A Paspampres sejak 2016-2018. Lepas dari Paspampres, ia diangkat sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana lalu Wakil Komandan Kopassus. Kariernya terus menanjak. Pada Jumat, 11 September 2020, ia resmi menjadi Komandan Jenderal Kopassus.

5. Widi Prasetijono

Widi adalah ajudan pertama Presiden Jokowi pada periode 2015-2016. Saat Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo, Widi juga bertugas di Kota Surakarta sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta.

Setelah tidak menjadi ajudan Jokowi, Widi diangkat menjadi Komandan Rindam III/Siliwangi, Komandan Korem 074/Warastratama, dan kemudian Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma.

Pada April 2020, lulusan Akademi Militer 1991 tersebut dipromosikan menjadi Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro dengan pangkat Brigadir Jenderal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi tni panglima tni mohamad hasan Andika Perkasa

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top