Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengunjung Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat Diminta Lakukan Swab 

Setelah melakukan karantina terhadap 5 orang tersebut, Dinkes langsung melakukan sterilisasi rumah makan tersebut.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 11 September 2020  |  17:21 WIB
Ilustrasi - Petugas medis mengambil sampel swab - Antara
Ilustrasi - Petugas medis mengambil sampel swab - Antara

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang terus melakukan upaya penanggulangan Covid-19 dengan melakukan pelacakan ke tempat yang diduga menjadi klaster baru.

Sampai Jumat (11/9/2020) dari situs siagacorona.semarangkota.go.id total terdata 562 orang. Dari jumlah itu sebanyak 167 orang diantaranya berasal dari luar Kota Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M. Abdul Hakam mengatakan pihaknya telah melakukan pelacakan ke rumah makan kepala manyung Bu Fat yang berada di Kelurahan Krobokan, Semarang.

“Sebelumnya ada pasien yang dirawat di rumah sakit yang merupakan karyawan di rumah makan tersebut. Kemudian sekitar 25 orang kami swab yang ada di rumah makan itu. Dari swab itu kita temukan 5 orang positif,” katanya Jumat (11/9/2020).

Dia menambahkan, setelah melakukan karantina terhadap 5 orang tersebut, Dinkes langsung melakukan sterilisasi rumah makan tersebut.

"Kami terus lakukan pelacakan terutama keluarga karyawan. Untuk pengunjung yang beberapa hari makan di situ juga diharapkan melakukan pemeriksaan Covid-19," ujarnya.

Selain itu, Hakam menegaskan, tidak ada penambahan klaster baru, melainkan hanya satu klaster rumah makan.

"Klaster di Semarang berjumlah 40, kebanyakan merupakan klaster kategori komunitas di 22 tempat," kata Hakam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semarang covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top