Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Penyebab PM Jepang Shinzo Abe Mau Mengundurkan Diri

Shinzo Abe akan mengumumkan pengunduran diri pada Jumat (28/8/2020) sore waktu setempat dalam pertemuan Partai Demokrat Liberal. Dia juga dijadwalkan memberikan konferensi pers pada pukul 17.00 sekaligus membahas kesehatannya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  14:23 WIB
Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe melepas maskernya sebelum berbicara dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, Jepang, Senin (25/5/2020)./Bloomberg - Reuters/Kim Kyung/Hoon
Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe melepas maskernya sebelum berbicara dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, Jepang, Senin (25/5/2020)./Bloomberg - Reuters/Kim Kyung/Hoon

Bisnis.com, JAKARTA – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berencana untuk mengundurkan diri karena alasan kesehatan, sekaligus mengakhiri pencalonannya sebagai perdana menteri terlama di negara tersebut.

Dilansir dari Bloomberg, Abe akan mengumumkan pengunduran diri pada Jumat (28/8/2020) sore hari waktu setempat dalam pertemuan Partai Demokrat Liberal, seperti dilaporkan oleh Kyodo News. Dia juga dijadwalkan memberikan konferensi pers pada pukul 17.00 sekaligus membahas kesehatannya.

Belum ada yang dapat dihubungi untuk dimintai komentar di kantor Perdana Menteri. Seorang pejabat senior mengatakan kepada NHK News bahwa bahwa dia tidak tahu Perdana Menteri akan mengundurkan diri.

Indeks Topix merosot hingga 1,6 persen setelah NHK melaporkan rencana mundurnya Abe, meskipun akhirnya memperkecil pelemahan menjadi ditutup turun 0,68 persen ke level 1.604,87.

Perdana menteri berusia 65 tahun telah mengunjungi Rumah Sakit Universitas Keio dua kali dalam dua pekan terakhir. Ia mengaku wartawan bahwa dia sedang menjalani tes untuk menjaga kesehatannya.

Meskipun pemerintah hanya memberikan sedikit perincian, media lokal mengatakan dia sebenarnya menjalani perawatan untuk radang usus besar. Penyakit pencernaan kronis ini pun yang memaksanya mundur sebagai perdana menteri pada tahun 2007.

Sebelumnya, Abe pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang pada tahun 2006. Namun, hanya setahun setelahnya, dia memutuskan untuk mengundurkan diri karena masalah kesehatannya tersebut.

Abe menjabat untuk kedua kalinya pada tahun 2012, dengan menggembar-gemborkan rencana baru untuk menghidupkan kembali ekonomi yang lesu. Ia mengenalkan pelonggaran moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya dan reformasi peraturan yang akhirnya diberi label "Abenomics.”

Abe telah dipandang sukses menjaga posisinya sebagai PM dan mampu mengatasi berbagai skandal yang mencuat. Terakhir, Abe sempat terkait skandal alokasi tanah pemerintah yang untuk sekolah yang diberikan kepada rekan Abe dan istrinya, Akie, pada tahun 2017.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

shinzo abe
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top