Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Seorang pengendara sepeda, mengenakan masker pelindung wajah, melewati toko-toko di pusat kota Roma, Italia.  - Alessia Pierdomenico/Bloomberg
Premium

Mampukah Italia Jadi Panutan dalam Menghadapi Covid-19?

23 Agustus 2020 | 15:44 WIB
Italia berhasil menurunkan angka infeksi secara drastis pada Juni dan Juli setelah dua bulan memberlakukan lockdown secara ketat. Namun baru-baru ini lonjakan penularan Covid-19 kembali terjadi.

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah menjadi salah satu wilayah yang terpapar Covid-19 paling awal, Italia sekarang menjelma sebagai negara panutan dalam menghadami pandemi tersebut. Namun, anggapan yang disematkan ke Italia tersebut, kini sedang dalam pertaruhan.

Italia berhasil menurunkan angka infeksi secara drastis pada Juni dan Juli setelah dua bulan memberlakukan lockdown secara ketat. Walapun tingkat kematiannya pernah menjadi yang teratas di dunia, sekarang bisa ditekan jadi hitungan jari per harinya.

Koordinator Penanganan Virus Corona Gedung Putih AS Deborah Birx dan Pakar Penyakit Menular Anthony Fauci pun mengakui kehebatan negara itu dalam merespons penyebaran virus dalam beberapa pekan belakangan.

Saat kasus Covid-19 membara di Eropa, salah satunya karena banyak pelancong muda yang kembali dari liburan musim panas, kesuksesan Italia kembali dipertanyakan. Italia mencatat 1.071 kasus baru pada Sabtu (22/8/2020), terbesar sejak pertengahan Mei tetapi masih jauh di bawah jumlah puncak baru yang ada di Spanyol dan Prancis.

Sebelumnya, intensitas dan durasi lockdown di Italia dinilai sebagai salah satu alasan mengapa kasus tidak melonjak drastis setelah pembatasan mulai secara bertahap diperlonggar pada awal Mei, dan bahkan terus menurun.

Lockdown tetap diberlakukan selama enam pekan penuh setelah infeksi baru memuncak, dan Italia tak pernah tidak pernah membuka sekolah kembali seperti yang dilakukan di Prancis atau Jerman.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top