Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaksa Agung Sebut Dokumen dan Tahanan Aman dari Kebakaran

Kejaksaan Agung juga memastikan bahwa seluruh data yang ada di dalam ruangan memiliki cadangan
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Agustus 2020  |  06:26 WIB
Tangkapan layar video kebakaran di gedung Kejaksaan Agung RI - Twitter/@humasjakfire
Tangkapan layar video kebakaran di gedung Kejaksaan Agung RI - Twitter/@humasjakfire

Bisnis.com, JAKARTA - Kantor Kejaksaan Agung yang berlokasi di Jakarta Selatan terbakar pada Sabtu (22/8/2020) malam.

Musibah ini diketahui terjadi pada sekitar pukul 19.10 WIB di lantai tiga hingga enam gedung utama.

Seperti dilansir Tempo.co, terkait kejadian ini Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan dokumen perkara tidak ikut terbakar dalam kebakaran hebat tersebut.

"Yang utamanya, bahwa berkas-berkas perkara tidak ada di sini," kata dia di lokasi kebakaran, Jakarta, Sabtu (22/8/2020).

Burhanuddin mengatakan bagian yang terbakar adalah Gedung Pembinaan meliputi Biro kepegawaian, Biro keuangan, dan Biro Umum. Tidak hanya berkas perkara, dia juga menyebutkan tahanan kejaksaan juga dalam kondisi aman karena berada di gedung yang berbeda.

"Tahanan di belakang, aman. Aman semua. Jadi berkas perkara, tahanan, aman," ujar dia.

Burhanuddin mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran yang menimpa gedung utama Kejaksaan Agung. Kebakaran ini terjadi di sejumlah ruang.

"Untuk penyebab masih dalam proses penyelidikan. Mudah-mudahan bisa segera ditangani," ujar Hari.

Selain itu, Hari memastikan bahwa seluruh data yang ada di dalam ruangan memiliki cadangan.

"Kami punya cadangan data jika seandainya ada yang terbakar," ucap Hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jaksa agung kebakaran Kejaksaan Agung

Sumber : Tempo.co

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top