Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tambah 2 Orang, Sembuh Tambah 3 WNI

Dua lagi WNI di luar negeri terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total kasusnya menjadi 1.294 yan tersebar di 51 negara. Sementara itu, terdapat tiga WNI yang dinyatakan sembuh per 12 Agustus 2020.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  10:55 WIB
Sejumlah WNI tengah antre dalam proses boarding pada penerbangan menuju Jakarta dari Australia. Sebanyak 358 WNI mengikuti program repatriasi mandiri, difasilitasi oleh KBRI Canberra. - KBRI Canberra
Sejumlah WNI tengah antre dalam proses boarding pada penerbangan menuju Jakarta dari Australia. Sebanyak 358 WNI mengikuti program repatriasi mandiri, difasilitasi oleh KBRI Canberra. - KBRI Canberra

Bisnis.com, JAKARTA - Dua lagi WNI di luar negeri terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total kasusnya menjadi 1.294 yan tersebar di 51 negara. Sementara itu, terdapat tiga WNI yang dinyatakan sembuh per 12 Agustus 2020.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri pada Rabu (12/8/2020) pukul 08.00, terdapat penambahan dua WNI yang positif Covid-19 di Kuwait dan Qatar. Sebanyak tiga WNI sudah dinyatakan sembuh yang berasal dari Kuwait.

Dengan demikian, total kumulatif jumlah WNI terpapar Covid-19 di luar negeri mencapai 1.294 di 51 negara yang terdiri dari 863 sembuh, 112 meninggal, dan 319 dalam perawatan.

Adapun persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 66,7 persen.

Arab Saudi menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia dan Qatar.

Berikut rincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:

1. Amerika Serikat: 83 WNI (63 sembuh, 3 stabil, 17 meninggal)
2. Arab Saudi: 203 WNI (53 sembuh, 85 stabil, 65 meninggal)
3. Australia: 2 WNI (stabil)
4. Bahrain: 1 WNI (sembuh)
5. Bangladesh: 1 WNI (stabl)
6. Belanda: 8 WNI (3 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)
7. Belgia: 3 WNI (sembuh)
8. Brunei Darussalam: 5 WNI (sembuh)
9. Chile: 1 WNI (stabil)
10. Ekuador: 1 WNI (sembuh)
11. Ethiopia: 4 WNI (1 sembuh, 3 stabil)
12. Filipina: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
13. Finlandia: 1 WNI (sembuh)
14. Ghana: 1 WNI (meninggal)
15. Hong Kong: 4 WNI (stabil)
16. India: 75 WNI (sembuh)
17. Inggris: 20 WNI (17 sembuh, 3 meninggal)
18. Irlandia: 1 WNI (sembuh)
19. Italia: 3 WNI (sembuh)
20. Jepang: 2 WNI (sembuh)
21. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)
22. Kamboja: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)
23. Kanada: 6 WNI (2 sembuh, 4 stabil)
24. Kazakhstan: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
25. Korea Selatan: 14 WNI (9 sembuh, 5 stabil)
26. Kuwait: 107 WNI (100 sembuh, 4 stabil, 3 meninggal)
27. Lebanon: 1 WNI (stabil)
28. Makau (RRT): 3 WNI (sembuh)
29. Makedonia Utara: 1 WNI (sembuh)
30. Maladewa: 8 WNI (1 sembuh, 6 stabil, 1 meninggal)
31. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
32. Meksiko: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
33. Mesir: 10 WNI (4 sembuh, 6 stabil)
34. Nigeria: 2 WNI (sembuh)
35. Oman: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)
36. Pakistan: 33 WNI (sembuh)
37. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)
38. UEA: 60 WNI (52 sembuh, 3 stabil, 5 meninggal)
39. Uzbekistan: 11 WNI (1 sembuh, 10 stabil)
40. Qatar: 112 WNI (107 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)
41. Rusia: 19 WNI (sembuh)
42. Singapura: 57 WNI (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)
43. Spanyol: 13 WNI (sembuh)
44. Sudan: 17 WNI (6 sembuh, 11 stabil)
45. Swedia: 1 WNI (stabil)
46. Taiwan: 3 WNI (sembuh)
47. Thailand: 1 WNI (sembuh)
48. Timor Leste: 1 WNI (stabil)
49. Turki: 3 WNI (1 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
50. Vatikan: 8 WNI (sembuh)
51. Vietnam: 1 WNI (stabil)
52. Kapal Pesiar: 184 WNI (152 sembuh, 26 stabil, 6 meninggal).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top