Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Tenaga relawan menunjukkan surat suara pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang telah disortir, di kantor KPU Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (13/6) - Antara
Premium

Jerat Ekonomi Dinasti Politik

21 Juli 2020 | 10:43 WIB
Dinasti politik masih terus membayangi Indonesia, terutama di tingkat daerah. Bagaimana dampaknya terhadap perekonomian daerah maupun nasional?

Bisnis.com, JAKARTA – Fenomena dinasti politik tampaknya masih terus melenggang dan terpelihara di Indonesia. Terutama menjelang dilangsungkannya pesta demokrasi rutin Pilkada 2020.

Di satu sisi, fenomena dinasti politik, terutama di daerah menghadirkan stabilitas politik lantaran kekuasaan berada di lingkaran yang sama. Namun, di sisi lain, hal itu bisa menimbulkan jeratan terhadap perekonomian daerah bahkan nasional.

Berdasarkan riset Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), terdapat 117 kepala daerah yang sedang dan sudah berakhir masa kepemimpinannya, yang melangsungkan dinasti politik di Indonesia.

Dinasti politik tersebut, tak melulu berupa pewarisan sebuah jabatan yang sama ke istri, suami atau anaknya dan bahkan sanak saudaranya. Proses pewarisan atau pembagian kewenangan juga bisa terjadi secara lintas jabatan.

Direktur Eksekutif KPPOD Robert Endi Jaweng mengatakan, keberadaan dinasti politik menimbulkan dampak negatif terhadap perekonomian sebuah daerah. Pasalnya, selain menutup potensi persaingan yang sehat dalam perpolitikan sebuah daerah, praktik itu akan menciptakan sirkulasi ekonomi yang tidak sehat.

“Ada kecenderungan, ketika seorang pejabat yang masih aktif memimpin dan ingin melanggengkan dinasti politiknya, maka akan mengalokasikan seluruh resources di daerahnya untuk menyokong penggantinya. Resources itu salah satunya berbentuk ekonomi,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (20/7/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top