Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Staf berdiri di dekat bendera Uni Eropa (UE), bersiap-siap sebelum dimulainya pertemuan antara negara-negara UE dengan Parlemen Eropa di Brussels, Belgia, Rabu (8/7/2020). - Bloomberg/Geert Vanden Wijngaert
Premium

Di Balik Maju Mundurnya Negosiasi Stimulus US$860 Miliar Uni Eropa

20 Juli 2020 | 12:57 WIB
Beberapa waktu lalu, Uni Eropa (UE) mengumumkan rencana pencairan stimulus jumbo senilai US$860 miliar terkait pandemi Covid-19. Namun, alotnya perdebatan internal memunculkan keraguan atas rencana tersebut.

Bisnis.com, JAKARTA — Harapan warga Eropa untuk mendengar kepastian cairnya tambahan stimulus Covid-19 pada akhir pekan kemarin, pupus.

Seluruh 27 pemimpin negara Uni Eropa (UE) telah mengadakan pertemuan secara langsung dengan para petinggi UE di Brussels, Belgia pada 17-19 Juli 2020. Namun, pertemuan itu tak menghasilkan kesepakatan apapun.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emanuel Macron bahkan sempat walk out pada akhir pembahasan hari kedua.

Buntunya negosiasi tak begitu mengejutkan. Sebelum memasuki ruang diskusi, Merkel sudah mengisyaratkan pesimismenya. Keyakinannya bahwa negosiasi bisa segera disepakati teramat kecil.

“Kami datang ke pembahasan ini dengan cukup semangat, tapi harus saya akui bahwa perbedaan di antara kami masih sangat-sangat besar, jadi saya tidak bisa memprediksi apakah kami akan mencapai kesepakatan di sini,” tutur Merkel seperti dilansir Bloomberg, Jumat (17/7).

Hal senada diutarakan Kanselir Austria Sebastian Kurz. Sebelum memasuki ruang diskusi, dia yakin sepenuhnya bahwa negosiasi butuh waktu lebih lama.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top