Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Raja Salman Sakit, Kantung Empedu Meradang

Raja Salman menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit King Abdul Faisal
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  11:17 WIB
Raja Arab Saudi Raja Salman saat menghadiri pertemuan puncak antara liga Arab dan negara-negara anggota Uni Eropa, di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh, Mesir, 24 Februari 2019. - Reuters
Raja Arab Saudi Raja Salman saat menghadiri pertemuan puncak antara liga Arab dan negara-negara anggota Uni Eropa, di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh, Mesir, 24 Februari 2019. - Reuters

Bisnis com, RIYADH - Raja Salman dikabarkan menjalani pemeriksaan kesehatan di negerinya.

Penguasa Arab Saudi yang kini berusia 84 tahun itu mengalami masalah dengan kantung empedunya.

Raja  bernama lengkap Salman bin Abdulaziz itu pun menjalani pemeriksaan  di Rumah Sakit Spesialis King Faisal di Riyadh, demikian dilaporkan kantor berita resmi SPA, Senin.

Disebutkan bahwa Raja Salman menjalani pemeriksaan kesehatan karena kantung empedunya meradang. Namun, SPA tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Raja Salman berkuasa sejak 2015.

Selama 2,5 tahun, Raja Salman menjalani peran sebagai putra mahkota dan wakil perdana menteri sejak 2012 sebelum akhirnya menjadi raja.

Ia juga sempat menjabat sebagai gubernur Riyadh, ibu kota Arab Saudi, selama lebih dari 50 tahun.

Sementara itu, Putra Mahkota Arab Saudi saat ini, Pangeran Mohammed bin Salman, 34, yang dikenal dengan inisial MbS, merupakan pemimpin de facto Kerajaan Arab Saudi. Ia telah berupaya mereformasi perekonomian di Arab Saudi dan mengakhiri "ketergantungan" negara itu pada sektor minyak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

raja salman

Sumber : Antara/Reuter

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top