Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Temui Prabowo di Kemenhan, Sandi Curhat Kondisi Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Sandi mengunggah foto "reuni" dengan Prabowo ke akun Instagram miliknya @sandiuno kemarin. Dalam diskusi tersebut, Sandi memberi masukan keadaan ekonomi terkini akibat dampak Covi-19 kepada Prabowo.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  18:53 WIB
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menemui Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Pertemuan tersebut dilakukan di kantor Kementerian Pertahanan RI, Senin (13/7/2020). Sandi mengunggah foto "reuni" dengan Prabowo ke akun Instagram miliknya @sandiuno kemarin. Dalam diskusi tersebut, Sandi memberi masukan keadaan ekonomi terkini akibat dampak Covi-19 kepada Prabowo.

"Lapangan pekerjaan semakin sulit didapat, banyak sekali [karyawan] yg di-PHK. Angkanya sudah di atas 5 juta dari masyarakt, belum lagi dari sektor informal. Kemungkinan penurunan penghasilan ini bisa dirasakan lebih dari 15 juta untuk sektor formal dan informal," kata Sandiaga, Selasa (14/7/2020).

Dia menuturkan penurunan segi pendapatan atau penghasilan masyarakat terjadi secara signifikan. Menurutnya, hal itu terjadi karena dipicu sulitnya mencari mata pencaharian dan melemahnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, Sandi juga menyampaikan beberapa masukan ke Prabowo, terutama soal tingginya beban hidup masyarakat.

Kader Partai Gerindra tersebut tingginya biaya hidup tidak terlepas dari naiknya harga bahan pokok yang memang membebani masyarakat di saat pandemi Covid-19. Dia mengatakan butuh satu strategi khusus yang menjadi perhatian, baik pemerintah maupun dunia usaha terkait hal tersebut. Salah satunya terkait ketahanan pangan.

Sandi juga menyinggung bahwa program memperkuat ketahanan pangan merupakan cita-cita Prabowo sejak lama. Termasuk membangun lumbung padi nasional yang sekarang dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya mengucapkan selamat karena pemikiran lumbung pangan nasional itu adalah pemikiran yang memang berdua kami cetuskam pada 2018-2019. [Beliau] tawarkan sebagai salah satu program untuk menjadi prioritas pembangunan bangsa. Pembangunan Indonesia ke depan," jelasnya.

Prabowo meminta dirinya untuk jelaskan kepada semua pihak agar saling bahu-membahu dan menyampaikan satu gagasan atas ketahanan pangan dengan mendorong sisi produksi.

Menurutnya, sisi produksi selama ini tersendat karena begitu banyak tantangan di lapangan. Namun, Sandi optimistis jika kerja sama Prabowo dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta kementerian lainnya dapat merealisasikan program lumbung padi nasional.

"Diharapkan enam bulan ke depan menyiapkan dan mengekseskusi satu program untuk mencetak lahan produksi baru yang akan mendorong peningkatkan produksi pangan," tutur Sandi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno prabowo subianto
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top