Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

The Fed bilang Dividen Terbatas, Saham Bank Besar AS Rontok

Indeks KBW Bank tergelincir sebesar 6,2 persen ke level paling rendah sebulan terakhir
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 04 Juli 2020  |  12:40 WIB
JP Morgan Chase - Reuters/Lucas Jackson
JP Morgan Chase - Reuters/Lucas Jackson

Bisnis.com, JAKARTA - Saham-saham bank besar di Amerika Serikat, seperti JPMorgan Chase & Co., Bank of America Corp., dan Wells Fargo& Co., mengalami koreksi pada perdagangan, Jumat (3/7/2020).

Penurunan kinerja saham bank-bank besar tersebut terjadi setelah the Federal Reserve (The Fed) menyatakan sektor perbankan tidak dapat meningkatkan dividennya atau melakukan pembelian kembali saham (buyback) hingga setidaknya pada kuartal III karena ketidakpastian global akibat virus corona membebani pelaku industri ini.

Dilansir Bloomberg, Sabtu (4/7/2020), para analis menyatakan pembagian dividen yang terbatas dan permintaan akan stress test lanjutan memberikan the Fed fleksibilitas untuk mengubah kebijakan pengembalian modal jika kondisi ekonomi memburuk atau sebaliknya.

Analis juga melihat Wells Fargo dan Capital One Financial Corp. bakal segera memangkas dividennya, sedangkan Citigroup Inc. dan Morgan Stanley justru bernasib lebih baik dari perkiraan.

The Fed telah meminta bank-bank untuk menahan diri untuk memberikan pengumuman terkait buyback saham dan pembagian dividen sampai Senin depan.

Adapun, indeks KBW Bank tergelincir sebesar 6,2 persen ke level paling rendah sebulan terakhir. Saham JPMorgan Chase & Co., Bank of America Corp., dan Wells Fargo melemah lebih dari 5 persen. Saham Morgan Stanley bergerak sedikit, sedangkan Capital One melemah sebesar 2,2 persen.

Indeks tersebut terpukul cukup berat sepanjang tahun berjalan sebagai dampak dari krisis pandemi dan suku bunga yang rendah, yaitu terjun sebesar 36 persen. Sementara, indeks S&P 500 turun sebesar 6,3 persen sepanjang tahun berjalan.

Analis Wolfe Research Steven Chubak mengatakan Morgan Stanley memiliki kinerja yang paling baik dibandingkan dengan bank lain berdasarkan stress test, diikuti oleh Citigroup.

Sementara itu, Goldman disebutkan paling buruk hasil stress test-nya, diikuti JPMorgan dan Capital One, dengan dividen negatif untuk Well Fargo dan Capital One.

"Ketika dividen bank kelihatannya aman untuk saat ini, kami menyatakan bahwa perusahaan belum memberikan hal yang jelas karena pembatasan akan direvisi pada kuartal selanjutnya," kata Chubak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

the fed amerika serikat bank

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top