Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 2 Juli : Menakjubkan! Kasus Sembuh Banten Mencapai 220

Kasus pasien sembuh di Provinsi Banten hari ini menunjukkan angka signifikan, mencapai 220 orang.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  16:29 WIB
Ilustrasi-Sejumlah warga mengikuti rapid test massal - Antara
Ilustrasi-Sejumlah warga mengikuti rapid test massal - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Dari berbagai laporan kasus sembuh di sejumlah provinsi di Indonesia, hari ini Provinsi Banten menunjukkan angka yang signifikan.

"Banten kasus baru 8,kasus sembuh 220," ujar Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yuriant, Kamis (2/7/2020).

Secara lengkap, Provinsi Banten hari ini melaporkan 8 kasus baru, 222 kasus sembuh, dan nol kasus kematian.

Jumlah kasus sembuh di Banten melebihi Jawa Timur dan DKI Jakarta yang berada di kisaran 190-an. 

Secara lengkap, Jawa Timur melaporkan 374 kasus baru, 192 kasus sembuh dan 22 kasus kematian.

Sementara DKI Jakarta melaporkan 190 kasus baru, 191 kasus sembuh, dan 6 kasus kematian.   

Secara kumulatif, hingga hari ini kasus positif di Banten menjadi 1.474, kasus sembuh melonjak menjadi 882, dan kasus meninggal tetap di angka 79.

Jawa Timur secara kumulatif mencatatkan 12.695 kasus positif, 4.391 kasus sembuh, dan 948 kasus meninggal.

Sedangkan DKI Jakarta mencatakan 11.823 kasus positif, 6.871 kasus sembuh, dan 638 kasus meninggal. 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat kasus baru positif Covid-19 pada hari ini bertambah 1.624 sehingga total menembus 59.394 kasus. 

Jawa Timur melaporkan angka kasus konfirmasi positif terbanyak yakni 374 kasus. Sementara kasus sembuh mencapai angka 192.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Kamis (1/7/2020) sore.

"Beberapa hal kami laporkan bahwa hari ini kita memeriksa spesimen 23.519 sehingga total 849.155 spesimen, pemeriksaan dengan dua metode RT PCR dan TCM," ujar Yuri.

Dari dua metode pemeriksaan tersebut didapatkan kasus konfirmasi positif 1.624 orang, sehingga akumulasinya menjadi 59.394 orang.

Terkait distribusi kasus positif, Yuri menyebutkan Jatim  melaporkan 374 kasus baru dan 192 kasus sembuh.

Sementara itu DKI Jakarta melaporkan 190 kasus baru dan 191 kasus sembuh. Sulsel 165 kasus baru, 50 kasus sembuh, Jateng 153 kasus baru dan 98 kasus sembuh, Kalsel 114 kasus baru dan 51 kasus sembuh.

Yuri memberi penekanan pada perkembangan kasus di Provinsi Banten. "Banten kasus baru 8,kasus sembuh  220 orang," ujarnya.

Selain itu, Riau melaporkan 1 kasus baru dan 10 kasus sembuh, Kaltara 6 kasus sembuh.

Total sembuh berdasar data Rabu pukul 12.01 WIB sampai Kamis 12,00 WIB sebanyak 1.072 sehinga total kasus sembuh 26.667 orang.

"Gambaran ini menunjukkan kasus sembuh akan terus bertambah," ujar Yuri.

Disebutkan Yuri ada 18 provinsi dengan kasus baru di bawah 10, dan 6 provinsi dengan penambahan kasus baru nol.

"Jika kita lihat kasus positif, setelah kami analisa berdasarkan tingkat hunian rumah sakit, tidak ada penambahan kasus dari penambahan hunian rumah sakit, kita masih bisa mempertahankan di kisaran 55,5 persen," ujar Yuri.

Terkait jumlah konfirmasi positif, Yuri menyebutkan hal itu merupakan hasil dari tracing dan jumlah testing yang semakin masif.

"Sebagian kasus positif ini tidak memiliki indikasi untuk dirawat di rumah sakit sehingga kita sarankan unsuk isolasi secara mandiri, penambahan kasus yang banyak tidak selalu dimaknai penambahan pasien di rumah sakit," ujarnya.

Ditambahkan Yuri, hingga hari ini jumlah kasus kematian bertambah 53 menjadi 2.987. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan tercatat sebanyalk 40778 dan pasien dalam pengawasan sebanyak 12359. 

Sebanyak 452 kabupaten/kota di 34 provinsi Indonesia sudah terpapar Covid, bertambah 1 dari data Rabu (1/7/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banten pasien sembuh COVID-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top