Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Warga menonton atraksi cahaya yang digelar untuk mendukung perlawanan terhadap Covid-19 di Menara Azadi, Teheran, Iran, Selasa (31/3/2020). - Bloomberg/Ali Mohammadi\\n
Premium

Trump Jadi 'Buruan' Iran, Drama Baru AS-Iran

01 Juli 2020 | 07:11 WIB
Tensi di Timur Tengah memanas lagi setelah Iran menerbitkan surat penangkapan atas Donald Trump dan 35 orang lainnya terkait terbunuhnya salah satu jenderal penting negara tersebut. Bagaimana dampaknya terhadap geopolitik dan harga minyak global?

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah berbulan-bulan surut, perang urat saraf antara Iran dan AS kembali berlanjut pada Senin (29/6/2020).

Pemicunya, tak lain dan tak bukan adalah diterbitkannya surat penangkapan dari Pemerintah Iran terhadap 36 orang yang dianggap bertanggung jawab atas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani, komandan pasukan elit di salah satu unit Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada awal Januari 2020.

Tak tanggung-tanggung, Presiden AS Donald Trump adalah nama teratas yang ada dalam daftar tersebut.

"Ke-36 orang yang terlibat dalam pembunuhan Qassem Soleimani telah diidentifikasi dan mereka termasuk pejabat politik serta militer dari AS dan pemerintahan lain, dan peradilan telah mengeluarkan perintah untuk mendapatkan red notice dari polisi internasional," demikian dilaporkan kantor berita Mehr seperti dilansir Bloomberg, Senin (29/6).

Red notice adalah permintaan dari otoritas penegak hukum suatu negara ke aparat penegak hukum negara-negara lainnya yang menjadi anggota Interpol untuk melacak dan menangkap seseorang. Notifikasi ini dikeluarkan untuk mencari pihak-pihak yang menjadi tersangka dalam kasus tertentu.

Hubungan Iran-AS memang tak pernah adem ayem, terutama setelah Trump terpilih menjadi Presiden AS.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top