Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permohonan Rehabilitasi Dwi Sasono Dikabulkan, Ini Penjelasan Kepolisian

Dwi Sasono telah dibawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) pada hari ini, Selasa 9 Juni 2020 sekitar pukul 10.00 WIB untuk dilakukan assessment atas ketergantungan narkotika jenis ganja.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  13:42 WIB
Aktor Dwi Sasono dihadirkan penyidik Satnarkoba pada rilis kasus narkoba di Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (1/6/2020). Pemeran di sejumlah film dan program televisi di Indonesia tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba dengan barang bukti ganja seberat 16 gram setelah ditangkap di rumahnya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan. ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Aktor Dwi Sasono dihadirkan penyidik Satnarkoba pada rilis kasus narkoba di Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (1/6/2020). Pemeran di sejumlah film dan program televisi di Indonesia tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba dengan barang bukti ganja seberat 16 gram setelah ditangkap di rumahnya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan. ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Selatan mengabulkan permohonan kuasa hukum tersangka Dwi Sasono untuk dilakukan rehabilitasi.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjakung mengemukakan bahwa tersangka Dwi Sasono telah dibawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) pada hari ini, Selasa 9 Juni 2020 sekitar pukul 10.00 WIB untuk dilakukan assessment atas ketergantungan narkotika jenis ganja.

Menurutnya, alasan tim penyidik mengabulkan permohonan rehabilitasi terhadap tersangka Dwi Sasono tersebut, karena Dwi Sasono dinilai tidak terlibat dalam jaringan tindak pidana narkoba, tetapi hanya sebatas pemakai.

"Kami melakukan rehabilitasi karena tersangka ini tidak ada atau tidak terlibat jaringan pengedaran narkoba," tuturnya, Selasa (9/6/2020).

Vivick menjelaskan bahwa Kepolisian juga sudah memberikan informasi kepada pihak keluarga Dwi Sasono terkait dengan rencana rehabilitasi tersebut. Dia juga menjelaskan proses rehabilitasi diprediksi bakal memakan waktu 3-6 bulan ke depan.

"Sudah, pihak keluarga juga sudah diberi tahu," kata Vivick.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganja narkotika
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top