Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden AS Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri (PM) China Liu He bertepuk tangan usai menandatangani kesepakatan dagang tahap 1 antara kedua negara di Washington DC, AS, Rabu (15/1/2020). - Bloomberg/Zach Gibson
Premium

China Tahan Impor Produk Pertanian AS, Mau ke Mana Hubungan Dagang AS-China?

02 Juni 2020 | 12:43 WIB
Perseteruan antara AS dan China dalam berbagai isu seakan menutup prospek membaiknya hubungan dagang kedua negara. Bergerak ke arah manakah hubungan AS-China?

Bisnis.com, JAKARTA — Dengan serangkaian kejadian buruk dan ketidakharmonisan hubungan antara AS dengan China, memang tidak ada yang bisa menebak mau dibawa ke mana hubungan kedua negara.

Yang terbaru, pejabat China menginstruksikan BUMN China untuk menahan pembelian beberapa produk pertanian dari AS, termasuk kacang kedelai. Berdasarkan sumber Bloomberg, Beijing tengah mengevaluasi terus menghangatnya tensi antara kedua negara yang salah satunya melibatkan konflik soal Hong Kong.

BUMN China, yakni Cofco dan Sinograin, sudah diperintahkan untuk menahan pembelian produk-produk pertanian AS. Pembeli dari China pun juga telah membatalkan pembelian sejumlah produk daging babi.

Namun, perintah ini hanya berlaku bagi BUMN, sumber tersebut menyebutkan belum ada instruksi mengenai hal itu kepada perusahaan swasta.

Cofco dan Sinograin merupakan dua importir pertanian penting di China. Kedua perusahaan ini telah melakukan pemesanan sekitar 20-30 kargo kacang kedelai AS pada Jumat (29/5/2020), tapi menundanya setelah Presiden AS Donald Trump mengancam bakal melakukan tindakan balasan soal Hong Kong terhadap China.

Ketika dikonfirmasi oleh Bloomberg, tidak ada respons apapun dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) China. Begitu pula dengan Sinograin dan Cofco,

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top