Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berapa Gaji Astronot di NASA?

Kebanyakan, astronot adalah seorang pilot dengan pengalaman profesional tiga tahun atau 1.000 jam menerbangkan pesawat jet.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  08:13 WIB
Sejumlah astronot NASA sedang melakukan pelatihan di dalam replika International Space Station (ISS) di Johnson Space Center, Houston, Texas, AS, Rabu (22/5/2019). - Reuters/Mike Blake
Sejumlah astronot NASA sedang melakukan pelatihan di dalam replika International Space Station (ISS) di Johnson Space Center, Houston, Texas, AS, Rabu (22/5/2019). - Reuters/Mike Blake

Bisnis.com, JAKARTA - Astronot harus mempertaruhkan nyawa mereka untuk pekerjaannya, jadi tidak mengheranjan jika mereka dibayar tinggi untuk pekerjaan yang mereka lakukan.

Tapi seberapa tepatnya? Nah, hal pertama alasan gaji astronot tinggi karena biasanya itu bukan pekerjaan pertama mereka.

Kebanyakan, astronot adalah seorang pilot dengan pengalaman profesional tiga tahun atau 1.000 jam menerbangkan pesawat jet.

Mereka juga diharuskan memiliki gelar dalam sains, teknik, atau matematika, dan harus melewati proses seleksi ketat yang jauh lebih sulit daripada masuk ke universitas mana pun yang ingin Anda sebutkan. Namun begitu mereka berhasil, mereka dibayar tinggi untuk pekerjaan mereka.

Dikutip dari Metro.co.uk, NASA membayar karyawan dalam skala yang disebut Jadwal Umum Pemerintah Federal. Pengaturan level itu dikenal sebagai GS-12 dan GS-13. Dalam setiap level ada beberapa ‘grade’ dari 1 hingga 10 dan didasarkan pada kinerja dan masa kerja.  

Jika seorang astronot baru di GS-12 grade 1, maka mereka dibayar $66.167 (£ 54.110) per tahun. Jika  naik ke GS-12 grade 10, maka gaji mereka $86.021 (£70.326) per tahun.

Sementara itu untuk seorang astronot yang sangat baik dan telah melayani selama bertahun-tahun, masuk dalam GS-13 akan menghasilkan gaji $102.288 (£ 83.625) per tahun, atau sekitar Rp1,4 miliar pertahun.

Level itu juga hanya sebagai panduan. Para astronot dapat menerima kurang lebih tergantung pada lokasi di mana mereka bekerja atau misi apa yang mereka ikuti.

NASA saat ini menyiapkan generasi astronot berikutnya untuk kembali ke bulan dan akhirnya ke Mars.

Dalam daftar pekerjaan, badan antariksa itu mencantumkan kisaran gaji antara $104.888 hingga $161.141 per tahun. Dua astronot, Douglas Hurley dan Robert Behnken, ditetapkan untuk mendapatkan gaji mereka akhir bulan ini ketika mereka berangkat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan naik pesawat SpaceX Crew Dragon untuk pertama kalinya.

Peluncuran dijadwalkan berlangsung pada 27 Mei dari Cape Canaveral di Florida. Ini akan menjadi pertama kalinya NASA meluncurkan astronot dari Amerika sejak 2011.

Sejak pensiun dari pesawat ulang-alik, NASA mengandalkan roket Rusia untuk mengangkut awak ke ISS. Peluncuran pada pekan depan akan menjadi momen besar bagi NASA dan SpaceX.

(SpaceX "Misi Demo-2 akan menjadi langkah besar terakhir sebelum Program Awak Komersial NASA mensertifikasi Crew Dragon untuk misi operasional jangka panjang ke stasiun ruang angkasa," kata badan antariksa itu.

Sertifikasi dan operasi reguler Crew Dragon ini akan memungkinkan NASA untuk melanjutkan penelitian penting dan investigasi teknologi yang berlangsung di stasiun, yang bermanfaat bagi orang-orang di Bumi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa antariksa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top