Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengenang Dokter Kartono Mohamad Legend Ikatan Dokter Indonesia

Anggota Dewan Pakar IDI Ario Djatmiko menyebut Kartono meninggal setelah menjalani perawatan di ICU RS Pondok Indah Jakarta Selatan.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 29 April 2020  |  06:03 WIB
Dokter Kartono Mohamad (tengah). - Facebook
Dokter Kartono Mohamad (tengah). - Facebook

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dokter Kartono Mohamad meninggal pada Selasa (28/4/2020).

Anggota Dewan Pakar IDI  Ario Djatmiko menyebut Kartono meninggal setelah menjalani perawatan di ICU RS Pondok Indah Jakarta Selatan.

"Saya baru cek ke keluarganya ya memang dokter Kartono Mohamad meninggal . Sudah 1 bulan di ICU RS Pondok Indah," ujarnya, Selasa (28/4/2020).

Ketua Umum Terpilih IDI dr. M. Adib Khumaidi kepada Bisnis, Rabu (29/4/2020), mengatakan bahwa Kartono adalah satu dari dua dokter ‘legend’ di IDI. 

Selain Kartono, katanya, satu lagi dokter yang legend di IDI adalah almarhum Profesor Azrul Azwar yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum IDI selama dua periode.

Kartono adalah Ketua Umum IDI periode 1985-1988 dan 1991-1994. Dokter kelahiran Batang, Jawa Tengah, 13 Juli 1939 ini juga pendiri majalah ‘Medika’.

Adib mengenal Kartono saat masih menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Unair. Ketika itu, katanya, nama Kartono dan Azrul dikenal di kalangan mahasiswa kedokteran. Tak hanya sebagai seorang dokter dan memimpin IDI,  Kartono juga menulis beberapa buku.

“Tulisan-tulisan  beliau berdua sudah seperti menjadi referensi Kebijakan kesehatan di Indonesia saat itu. Keluarga besar dokter di seluruh Indonesia sangat kehilangan seorang tokoh kedokteran di Indonesia . Alfatihah untuk Prof Azrul dan Dr Kartono. Semoga beliau husnul khotimah dan keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” tambah Adib.

Dokter  Kartono sempat bertugas di TNI Angkatan Laut dan pensiun dengan pangkat terakhir mayor. Dia adalah kakak kandung penulis Goenawan Mohamad.

Kartono juga aktif dalam berbagai kegiatan lembaga sosial masyarakat (LSM) seperti di Koalisi untuk Indonesia Sehat, dan Komisi Nasional Pengendalian Tembakau.

Kartono aktif mengampanyekan pengendalian rokok dan tembakau, juga kesehatan reproduksi wanita dan remaja.  Selain itu, sebagai dokter, Kartono tergolong cukup lantang menyuarakan hal-hal yang masih perlu dibenahi di sektor kesehatan.

Jenazah dokter Kartono akan dimakamkan hari ini, Rabu (29/4/2020) di TPu Karet Bivak Jakarta Selatan. Adapun rumah duka di Jalan Jatipadang Pasarminggu, Jakarta Selatan.

 Selamat jalan dokter Kartono!

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikatan dokter indonesia
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top