Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sambut Bulan Ramadan, Jokowi: Momentum Resapi Makna Sejati Puasa

Jokowi pun mengajak masyarakat menyambut Ramadhan dengan penuh syukur walau sedang menghadapi tantangan yang berat yakni pandemi Covid-19.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 23 April 2020  |  21:12 WIB
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool - aww.
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool - aww.

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Ramadan tahun ini akan sangat berbeda. Semarak bulan puasa, baik di jalan maupun ruang masjid harus tertahan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

"Tak ada kesemarakan di jalanan, ruang masjid pun berada dalam keheningan. Suasana baru akan kita rasakan, meresapi makna sejati ibadah puasa yang kita jalankan. Puasa ibadah pribadi tanpa perlu saksi," kata Presiden dalam sebuah video yang disampaikan ke publik, Kamis (23/4/2020).

Jokowi pun mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh syukur walau sedang menghadapi tantangan yang berat. Pasalnya, Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia memaksa masyarakat menjalankan puasa tahun ini dalam suasana yang sangat berbeda.

Presiden berpesan untuk menjadikan puasa sebagai momen memperkuat diri dan menjaga semua orang yang kita cintai.

"Saatnya kita berdisiplin diri. Mari kita sambut Ramadan yang barokah sebagai momen untuk memutus rantai penularan wabah demi keselamatan diri, sanak saudara dan seluruh bangsa," katanya.

Adapun seperti diketahui Pemerintah menetapkan Ramadan 1441 H jatuh pada Jumat (24/4/2020).

“Menurut dari titik hilal posisi hilal di atas ufuk berkisar 2 derajat 41 menit sampai 3 derajat 44 menit. Artinya kami dengan suara bulat menetapkan bahwa awal Ramadan 1441 H jatuh pada esok hari pada hari jumat 24 April 2020,” kata Menteri Agama Fachrul Razi saat konferensi pers virtual, Kamis (23/4/2020).

Menag Fachrul mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan mengimbau masyarakat agar beribadah dari rumah. Sementara itu tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya mengatakan hilal awal Ramadan 1441 H teramati di wilayah Indonesia pada Kamis, 23 April 2020.

“Ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1441 Hijriah hari Kamis tanggal 23 April 2020 dapat teramati dari wilayah Indonesia,” terang Cecep.

Menurutnya, ijtimak terjadi pada hari Kamis, 23 April 2020, sekitar pukul 09.26 WIB. Hilal awal Ramadan sudah cukup tua, umurnya sudah lebih delapan jam. Di Indonesia hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat.

"Untuk di Pelabuhan Ratu, posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 3,72 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit, 5 detik," imbuhnya.

Selain itu hilal awal Ramadan 1441 H sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS atau Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura yaitu, tinggi hilal minimal 2 derajat, elongasi bulan ke Matahari minimal 3 derajat atau umur hilal minimal 8 jam.

“Jadi ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1441H pada hari Kamis tanggal 23 April 2020 teramati dari Wilayah Indonesia," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ramadan Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top