Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Joko Widodo bersama staf khusus (kiri ke kanan) CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Aminuddin Ma'ruf di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Premium

Belva, Kartu Prakerja, Lalu Apa?

23 April 2020 | 19:45 WIB
Adamas Belva Syah Devara akhirnya mundur dari posisinya sebagai staf khusus (stafsus) Presiden Joko Widodo. Namun, bukan hanya dia stafsus Jokowi yang dituding memiliki konflik kepentingan.

Bisnis.com, JAKARTA — Adamas Belva Syah Devara, CEO Ruangguru, akhirnya mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo, Rabu (22/4/2020).

Keputusan ini telah berlaku resmi setelah surat pengunduran diri yang diajukan Belva pada 15 April 2020, dikabulkan Jokowi.

Lewat sebuah pernyataan di akun Instagram resminya, Belva mengutarakan sikap ini ditempuhnya lantaran tak ingin membuat perbincangan publik tentang dirinya makin gaduh. Dia mengaku khawatir apabila sampai kegaduhan itu mengganggu fokus pemerintah yang sedang tertuju ke satu titik: penanganan pandemi Covid-19.

“Dengan ini, saya juga ingin menjelaskan bahwa saya tidak dapat merespons pertanyaan-pertanyaan media karena ingin fokus dalam menyelesaikan hal ini [polemik pribadinya] terlebih dahulu,” pungkas Belva mengakhiri pernyataan itu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top