Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Karyawan Freeport Ditembak KKB, Satu Orang Tewas

Tiga orang karyawan PT Freeport Indonesia, Senin (30/3), ditembak gerombolan bersenjata di daerah Kuala Kencana, Timika, Papua.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  17:39 WIB
Ilustrasi - JIBI Photo
Ilustrasi - JIBI Photo

Bisnis.com, JAKARTA - Tiga orang karyawan PT Freeport Indonesia, Senin (30/3), ditembak gerombolan bersenjata di daerah Kuala Kencana, Timika, Papua.

Dalam keterangan yang diterima Bisnis, penembakan tersebut menyebabkan satu orang tewas dan tiga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Saat ini mereka dirawat di RS Kuala Kencana. Seperti dilansir Antara,  seorang WNA bernama Greme Thomas Wall, yang adalah konsultan layanan pusat, meninggal akibat luka tembak yang diderita.

"Kami sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan yang meninggal dalam kejadian penembakan yang terjadi di area perkantoran," tulis Freeport, Senin (30/3/2020).

Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw, mengaku gerombolan bersenjata yang berulah kali ini adalah gerombolannya Joni Botak, yang menjadi pelaku penembakan diareal PT Freeport Indonesia, di Kuala Kencana.

Personel gabungan TNI dan polisi kontan mengejar mereka. 

"KKB dilaporkan melakukan penyerangan dengan menembaki karyawan saat berada di OB 1 Kuala Kencana. Belum ada laporan terkait pengejaran yang dilakukan tim gabungan, karena anggota masih di lapangan," kata Waterpauw, seraya menambahkan, KKB pimpinan Joni Botak memang beroperasi di sekitar Kali Kopi.
 
Kawasan OB 1 merupakan perkantoran milik PT Freeport Indonesia, yang berada di Kuala Kencana yang juga merupakan pemukiman karyawan pertambangan terbesar di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Freeport kkb
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top