Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Historia Bisnis : Sudono Salim hingga Ciputra Dianggap Pak Harto Setia Kawan

Ada 25 pengusaha papan atas nasional yang mendapat tanda jasa Anugerah Satyalencana Kebaktian Sosial pada 1995. Mereka telah berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di Hari Kesetiakawanan Nasional.
Andya Dhyaksa
Andya Dhyaksa - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  14:40 WIB
Bob Hasan tengah menemani Presiden Soeharto dalam sebuah pameran yang diselenggarakan di Gedung Pusat Pengembangan Manajemen Astra pada Selasa (11/3 - 1997).
Bob Hasan tengah menemani Presiden Soeharto dalam sebuah pameran yang diselenggarakan di Gedung Pusat Pengembangan Manajemen Astra pada Selasa (11/3 - 1997).

Bisnis.com, JAKARTA - Anugerah Satyalencana Kebaktian Sosial pada 1995 sepertinya memiliki magnet yang berbeda dari acara serupa yang pernah ada. Pasalnya, anugerah yang terjadi pada dua setengah dekade lalu itu, memlibatkan puluhan pengusaha papan atas nasional.

Keterlibatan para konglomerat tersebut bukan dalam rangka memberi sumbangan pada acara itu. Justru sebaliknya, sebanyak 25 pengusaha top Indonesia diberikan anugerah oleh pemerintah karena dianggap telah berjasa bagi kemaslahatan social negeri ini.

Mereka yang mendapatkan tanda jasa itu adalah Muhammad Hasan (Apkindo dan MPI), Sudono Salim ( pemilik Salim Group), Sudwikatmono (Karya Persada), Rachman Halim (PT Gudang Garam), Mintradjo Halim (PT Sandratex), Prajogo Pangestu (Barito Group), dan Eka Tjipta Widjaja (Sinar mas Group).

Lalu, ada nama Ir. Ciputra (PT Pembangunan Jaya Group), Siti Hartati Murdaya (PT Tjakra Murdaya), Mochtar Riady (Lippo Group), TP Rachmat (PT Astra), Soetjipto Nagari (Sumarecon Agung), Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa), Suhargo Gondokusumo (Dharmala Group), serta Sjamsul Nursalim (BDNI).

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top