Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Koordinasi Antisipasi Penyebaran Corona di Desa

Perkembangan penyebaran Covid-19 harus diantisipasi dengan baik, termasuk kemungkinan ditemukannya kasus di desa.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  17:32 WIB
Petugas mempersiapkan sarana dan prasarana rumah sakit darurat penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Jakarta, Minggu (22/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Petugas mempersiapkan sarana dan prasarana rumah sakit darurat penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Jakarta, Minggu (22/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Perkembangan penyebaran virus corona (Covid-19) harus diantisipasi dengan baik, termasuk kemungkinan ditemukannya kasus di desa.

Setidaknya 2 hal penting yang perlu dicermati, yakni dampak langsung bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi desa. Saat ini tercatat ada 74.953 desa di Indonesia dengan potensi terdampak bervariasi.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan Kemenko PMK Sonny Harry B. Harmadi menjelaskan bahwa antisipasi harus dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak buruk bagi desa.

"Presiden Jokowi memberi arahan agar program padat karya tunai di desa (PKTD) dilaksanakan, sehingga memperkuat daya beli masyarakat desa,” Kata Sonny dalam keterangannya, Senin (23/3/2020).

Sementara dari sisi kesehatan, diperlukan langkah-langkah penyebarluasan informasi yang benar dan jelas, disampaikan dalam bahasa sederhana.

“Tujuannya supaya masyarakat di desa terinformasi dengan baik apa itu virus corona (Covid-19), bagaimana pencegahan dan penanganannya”, jelas Sonny.

Koordinasi lintas Kementerian/Lembaga sesuai instruksi Menko PMK Muhadjir Effendy terus dilakukan untuk mendukung kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dikomandoi Letjen TNI Doni Monardo.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Desa PDTT membuat surat edaran agar desa melaksanakan padat karya tunai. Pencairan dana desa juga terus dipercepat untuk memastikan desa dapat melaksanakan kegiatan pembangunan, mengurangi dampak ekonomi Covid-19.

Dalam hal pencegahan dan penanganan Covid-19, Sonny menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan saat ini sedang menyiapkan informasi praktis dengan penjelasan sederhana tentang apa itu virus corona (Covid-19), bagaimana upaya pencegahan dan penanganannya, dan sebagainya.

“Sebagai contoh, Kemenkes sedang menyiapkan panduan praktis tentang cara membuat disinfektan berbahan baku lokal yang mudah ditemukan di desa," jelas Sonny lebih lanjut.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri sedang menyiapkan surat edaran kepada daerah agar melaksanakan langkah-langkah mendukung pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di desa.

Kepala desa dan perangkatnya akan disiapkan untuk menghadapi kedaruratan kesehatan masyarakat. Sesuai arahan Presiden, dana desa juga dapat digunakan untuk pencegahan maupun penanganan Covid-19 di desa.

“Kemenko PMK bersama Kemenkeu, Kemendes PDTT dan Kemendagri mendiskusikan beberapa opsi penggunaan dana desa, baik untuk pencegahan maupun sebagai jaring pengaman sosial jika terjadi kedaruratan di desa, dengan tetap memperhatikan aturan keuangan negara”, tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

desa Virus Corona
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top