Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saran Staf Khusus Milenial Jokowi supaya Anak Muda Tak Depresi karena Social Distancing

Ihwal kesehatan mental di tengah generasi milenial, Belva mencontohkan keadaan depresi, atau merasa kesepian.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  11:14 WIB
Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Adamas Belva Syah Devara. - Antara
Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Adamas Belva Syah Devara. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Staf Khusus Milenial Presiden, Adamas Belva Syah Devara, mengajurkan generasi milenial untuk menerapkan physical distance ketika berada di rumah guna mengantisipasi fenomena depresi yang melanda sejumlah anak muda. Langkah itu, menurutnya, untuk mengimbangi penerapan social distancing terkait pencegahan penyebaran virus corona Covid-19 di Indonesia.

“Tidak ada social distancing saja milenial terpapar masalah kesehatan mental,” kata Belva saat meyampaikan keterang pers di Graha Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Senin (23/3/2020).

Ihwal kesehatan mental di tengah generasi milenial, Belva mencontohkan keadaan depresi, atau merasa kesepian. Ia mengajurkan ketika berada di rumah social distancing diganti dengan physical distancing. Ia beralasan karena generasi muda mesti tetap menjadi mahkluk sosial.

“Coba hubungi teman-temannya apakah ada yang kesepian atau tidak,”ujarnya.

Ia menggarisbawahi interaksi sosial secara daring mesti dilakukan untuk menjaga kesehatan mental di tengah imbauan untuk membatasi pertemuan dengan orang lain terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Kegiatan itu, menurutnya, selain memberikan efek langsung pada perekonomian juga turut menjaga kesehatan mental di tengah generasi milenial.

Sementara itu, hingga Minggu (22/3/2020) pukul 12.00 WIB, Indonesia melaporkan 514 kasus positif Covid-19. Jumlah ini meningkat dari jumlah sebelumnya yakni 450 kasus.

Dari total kasus, sebanyak 29 orang di antaranya telah sembuh, sedangkan 48 orang meninggal dunia. Dengan demikian 437 orang masih dalam proses perawatan.

Berdasarkan sebaran wilayah, DKI Jakarta menjadi yang terbesar, yakni 307 pasien per Minggu (22/3/2020) pukul 18.00 WIB. Ibu kota negara mencatat 29 orang meninggal, sehingga rasio kematian pasien Covid-19 sebesar 9,45 persen atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata secara global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona generasi milenial
Editor : Nancy Junita
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top