Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ijtima Dunia Zona Asia 2020 Batal Digelar, 411 WNA Dikarantina Sementara

Dia khawatir jika acara tersebut tetap akan digelar oleh panitia, maka virus corona atau covid-19 bisa masuk ke wilayah itu. Pasalnya, dia mengatakan bahwa acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh WNI tetapi juga WNA dari sejumlah negara di Asia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  09:37 WIB
Peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO - Int
Peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO - Int

Bisnis.com, JAKARTA - Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Kombes Pol Ibrahim Tompo mengaku sudah lega karena acara Ijtima Dunia Zona Asia 2020 yang digelar di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan dibatalkan.

Dia khawatir jika acara tersebut tetap akan digelar oleh panitia, maka virus corona atau covid-19 bisa masuk ke wilayah itu. Pasalnya, dia mengatakan bahwa acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh WNI tetapi juga WNA dari sejumlah negara di Asia.

Acara Ijtima Dunia Zona Asia 2020 tersebut sudah dihadiri oleh 411 orang WNA yang berasal dari 9 negara seperti Pakistan, India, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Timor Leste, Arab Saudi dan Bangladesh serta Filipina.

Sementara WNI yang telah hadir dalam acara itu hingga Rabu (18/3/2020), pukul 13.30 WITA, telah mencapai 8.283 orang.

"Alhamdulilah akhirnya semua pihak sudah sepakat bahwa kegiatan tersebut dibatalkan," tuturnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (19/3/2020).

Ibrahim menjelaskan Polda Sulawesi Selatan akan bertugas mengawal kepulangan seluruh peserta acara tersebut ke daerah masing-masing. Namun, khusus untuk WNA yang telah hadir, Kepolisian akan membuatkan lokasi karantina khusus hingga menunggu tiket pesawat pulang ke negara masing-masing.

"Karantina ini bukan seperti protokol Covid-19 ya. Tetapi hanya untuk menunggu mereka mendapat tiket pulang ke negara asalnya saja," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulawesi selatan Virus Corona
Editor : Nancy Junita
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top