Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Corona Mewabah, Peserta Tabligh Akbar se-Asia Mulai Berdatangan

Jumlah peserta yang telah datang sebanyak 411 orang dari 9 negara dan warga negara Indonesia sebanyak 8.283 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  23:08 WIB
Warga Negara Indonesia yang tergabung dalam jamaah tablig berdoa bersama sebelum dievakuasi dari Marawi City, Provinsi Lanao del Sur di Pulau Mindanao, Filipina, Kamis (1/6). - Antara/Al Jazeera
Warga Negara Indonesia yang tergabung dalam jamaah tablig berdoa bersama sebelum dievakuasi dari Marawi City, Provinsi Lanao del Sur di Pulau Mindanao, Filipina, Kamis (1/6). - Antara/Al Jazeera

Bisnis.com, JAKARTA - Panitia pelaksana bakal tetap menggelar pertemuan umat muslim dunia atau ijtima se-Asia pada 19-22 Maret 2020 di Makassar di tengah penyebaran virus corona di Indonesia.

Menurut panitia pelaksana, Mustari Burhanuddin, pertemuan itu tetap digelar karena peserta sudah berdatangan di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

“Sudah berjalan kegiatannya, peserta sudah datang,” kata Mustari, Rabu (18/3/2020).

Mustari menyebutkan jumlah peserta yang telah datang sebanyak 411 orang dari 9 negara, di antaranya Pakistan sebanyak 58 orang, India 35 orang, Malaysia 83 orang, Thailand 176 orang, Brunei satu orang.

Kemudian Timor Leste 24 orang, Arab Saudi 8 orang, Bangladesh 24 orang dan Filipina dua orang. Mereka berada di Tenda Foreign Ijtima Dunia Zona Asia 2020 Kompleks Pesantren Darul Ulum, Desa Niranuang.

Selain warga negara asing, kata Mustari, warga negara Indonesia yang telah hadir sebanyak 8.283 orang terdiri dari 29 provinsi di Indonesia.

“Iya betul ini (peserta yang sudah hadir),” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Mas Guntur Laupe mengeluarkan surat telegram tentang kegiatan yang melibatkan ribuan orang.

Dalam surat tersebut, dia menyerahkan kepada Kepala Kepolisian Resor Gowa Ajun Komisaris Besar Boy Samola agar berkoordinasi dengan panitia pelaksana ijtima jemaah tabligh se-Asia dan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk tidak memberikan rekomendasi sementara waktu dengan pertimbangan untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Kegiatan tidak ada izin dari Pemda setempat, kami masih dilakukan upaya preventif kepada panitia untuk di tunda,” kata Boy dengan singkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar Virus Corona

Sumber : tempo.co

Editor : Annisa Sulistyo Rini
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top