Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden IOC Angkat Bicara Soal Isu Pembatalan Olimpiade Tokyo 2020

Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach menegaskan kembali komitmennya terhadap penyelenggaraan Olimpiade 2020 di Tokyo, meskipun ada kekhawatiran terhadap wabah virus corona di Jepang.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  10:56 WIB
Warga berfoto di depan logo Olimpiade di dekat New National Stadium, yang berperan sebagai venue utama untuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympic 2020, di Tokyo, Jepang, Rabu (19/2/2020). - Bloomberg/Noriko Hayashi
Warga berfoto di depan logo Olimpiade di dekat New National Stadium, yang berperan sebagai venue utama untuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympic 2020, di Tokyo, Jepang, Rabu (19/2/2020). - Bloomberg/Noriko Hayashi

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach menegaskan kembali komitmennya terhadap penyelenggaraan Olimpiade 2020 di Tokyo, meskipun ada kekhawatiran terhadap wabah virus corona di Jepang.

Dalam konferensi pers di Lausanne, Swiss, Rabu (4/3/2020), Bach mengaku tidak pernah menyebut kata 'pembatalan' maupun 'penundaan' dalam pertemuan dewan eksekutif IOC yang terjadi pada hari sebelumnya, mengacu pada penyelenggaraan Olimpiade 2020.

"Saya tidak akan menambahkan spekulasi," katanya, seperti dikutip Bloomberg. Bach juga mengatakan bahwa IOC bertemu secara teratur untuk mengatasi masalah apa pun yang mungkin timbul yang dapat mempengaruhi penyelenggaraan.

Spekulasi bahwa Olimpiade dapat ditunda dipicu oleh komentar dari Menteri Olimpiade Jepang Seiko Hashimoto, yang sebelumnya mengatakan kepada komite di parlemen bahwa penundaan mungkin dilakukan dengan syarat Tokyo menerima hadiah pertandingan.

Anggota senior IOC, Dick Pound, mengatakan kepada Associated Press dalam sebuah wawancara bulan lalu bahwa keputusan mengenai penyelenggaraan Olimpiade akan diumumkan paling lambat akhir Mei.

Dia juga mengatakan bahwa penyelenggara akan lebih cenderung membatalkan penyelenggaraan daripada menunda atau memindahkannya ke tempat lain karena pertimbangan biaya dan logistik.

CEO Komite Olimpiade Tokyo Toshiro Muto dan anggota komite Yoshiro Mori juga memberi pengarahan kepada wartawan di Tokyo bahwa badan itu tidak berniat untuk membatalkan pertandingan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Olimpiade 2020
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top