Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi miliarder di AS. - Istimewa
Premium

Bagaimana Orang Tajir Melintir di AS Merespons Wabah Corona?

Respons sejumlah miliarder di Negeri Paman Sam, terkait dengan wabah virus Corona atau Covid-19 beragam. Ada yang masih tenang, tetapi tak sedikit juga yang panik.

Bisnis.com, JAKARTA — Kepanikan di berbagai belahan dunia setelah ditemukannya kasus infeksi virus corona atau Covid-19 bukanlah hal yang aneh. Namun, apakah respons yang sama juga menimpa para konglomerat dan miliarder di AS?

Jika seorang warga biasa harus berjejal dan mengantre untuk mendapatkan masker yang stoknya semakin langka, warga kelas atas mungkin memiliki cara yang berbeda dalam merespons wabah virus yang dilabeli dengan nama Covid-19 ini.

Kepanikan akibat wabah virus corona ini ternyata juga menjangkiti semua orang, tak terkecuali orang kaya. Ken Langone, misalnya, yang menurut Forbes memiliki kekayaan US$4,1 miliar per 4 Maret 2020, duduk manis menatap layar kaca televisi demi menyaksikan jumpa pers Presiden AS.

Pendiri Home Depot Inc. itu menonton dengan seksama konferensi pers Presiden Donald Trump yang menyatakan risiko Amerika Serikat terhadap wabah Covid-19 sangat kecil. Dia pun bertanya-tanya apakah kepercayaan diri Trump atas virus itu layak dipercaya atau tidak.

Pada saat bersamaan, dia menelepon dua orang yang dikenalnya dari kediamannya yang berada di North Palm Beach. Salah satunya adalah eksekutif NYU Langone Health dan lainnya adalah ilmuwan top dari lembaga yang sama.

Keduanya sama-sama meyakinkannya bahwa wabah virus corona tidak seburuk apa yang dia pikirkan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top