Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IMF Harapkan China Bisa Rebound dari Dampak Corona

Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan data untuk menilai dampak wabah coronavirus di Cina
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  06:44 WIB
Petugas menggunakan baju khusus berjaga di luar pintu masuk ke gedung perumahan Hong Mei House di Cheung Hong Estate di distrik Tsing Yi, Hong Kong, China, Selasa (11/2/2020). Pemerintah Hong Kong mengevakuasi warga di sebuah gedung setelah dua pasien di Pusat Perlindungan Kesehatan yang berasal dari tempat tersebut terinfeksi virus corona. Bloomberg - Justin Chin
Petugas menggunakan baju khusus berjaga di luar pintu masuk ke gedung perumahan Hong Mei House di Cheung Hong Estate di distrik Tsing Yi, Hong Kong, China, Selasa (11/2/2020). Pemerintah Hong Kong mengevakuasi warga di sebuah gedung setelah dua pasien di Pusat Perlindungan Kesehatan yang berasal dari tempat tersebut terinfeksi virus corona. Bloomberg - Justin Chin

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan data untuk menilai dampak wabah coronavirus di Cina. Dia berharap analisisnya menunjukkan pemulihan atau rebound meski ketidakpastian juga cukup besar.

Perkiraan utama badan itu adalah untuk pemulihan cepat di ekonomi terbesar kedua di dunia itu karena industri manufaktur harus mengejar waktu memenuhi produksi dan gudang-gudang harus diisi ulang.

"Kami masih pada titik kesimpulan bahwa ketidakpastian cukup bear," kata Georgieva, dalam keterangan yang dilansir Bloomberg, Kamis (13/2/2020).

"Dengan kata lain, penurunan tajam dalam kegiatan ekonomi di China, diikuti oleh pemulihan yang cepat dan dampak total terhadap China, relatif terkendali," lanjutnya.

Hal itu berarti dampak pada ekonomi global juga kemungkinan akan terkendali. Dia berharap dapat merilis angka-angka prakiraan ketika bertemu dengan Kelompok 20 Menteri di Riyadh, Arab Saudi pekan depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top