Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jadi Relawan Antinarkoba, Didi Kempot : Narkoba Ambyar

Penobatan Didi Kempot sebagai relawan antinarkoba disematkan langsung oleh Kepala BNN Heru Winarko pada Jumat (14/2/2020).
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  14:39 WIB
Penyanyi campur sari Didi Kempot (kanan) saat menerima rompi relawan antinarkoba yang diserahkan dan disaksikan oleh Kepala BNN Heru Winarko (kedua kanan)
Penyanyi campur sari Didi Kempot (kanan) saat menerima rompi relawan antinarkoba yang diserahkan dan disaksikan oleh Kepala BNN Heru Winarko (kedua kanan)

Bisnis.com, JAKARTA — Penyanyi campursari yang tengah naik daun Didi Prasetyo atau yang dikenal dengan nama Didi Kempot dinobatkan sebagai salah satu relawan antinarkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Penobatan Didi Kempot sebagai relawan antinarkoba disematkan langsung oleh Kepala BNN Heru Winarko pada Jumat (14/2/2020).

Menurut Heru, Didi Kempot yang saat ini menjadi idola masyarakat khususnya generasi milenial membawa semangat dalam upaya BNN menyebarluaskan gerakan antinarkoba kepada masyarakat.

"Mulai hari ini, Mas Didi resmi sebagai relawan antinarkoba BNN," ujarnya.

Didi Kempot menerima rompi sebagai relawan antinarkoba.

Heru juga menyerahkan sebuah kacamata dari kayu yang merupakan buatan para mantan pecandu narkoba.

Adapun, Didi Kempot menyatakan apresiasi tinggi terhadap BNN yang mengajak dirinya menjadi relawan antinarkoba.

Sebagai penyanyi dan pencipta lagu-lagu Jawa, dia mengaku kaget dengan para milenial yang bisa menerima lagu-lagunya.

"Terima kasih, ternyata seni Jawa dan lagu Jawa bisa diterima masyarakat dan milenial. Semoga budaya Indonesia dari Sabang dari Merauke bisa diterima, tetap NKRI harga mati," katanya.

Didi juga mengajak kalangan milenial dan masyarakat untuk bebas dari obat-obatan terlarang.

"Berseri tanpa narkoba. Narkoba ambyar," katanya. 

Ambyar yang menjadi sebutan bagi Sobat Ambyar pengemarnya dalam bahasa Jawa dikenal dengan hancur berkeping-keping.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnn didi kempot
Editor : Stefanus Arief Setiaji
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top