Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Tersangka kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Komisaris PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/1/2020). - ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Premium

Benny Tjokro dan Nasib Asetnya

13 Februari 2020 | 09:57 WIB
Tak hanya ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung, Benny Tjokrosaputro juga kini dalam status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Bagaimana nasib aset-asetnya?

Bisnis.com, JAKARTA — Nama Benny Tjokrosaputro sudah lama malang melintang di dunia pasar modal Indonesia. Namun, akhir tahun lalu, petualangannya berakhir setelah tersangkut kasus gagal bayar klaim nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Benny, bersama lima tersangka lainnya, ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena diyakini terlibat dalam kasus tersebut. Aset-aset miliknya pun disita.

Tetapi, kasus hukum yang melingkupi dirinya bukan hanya itu. Tak lama setelah aset-asetnya disita, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atas Benny.

Dalam amar putusan sela yang dipublikasikan di laman resmi PN Jakarta Pusat, yang dikutip Bisnis pada Selasa (11/2/2020), majelis hakim menyatakan Benny Tjokro dalam keadaan PKPU paling lama 44 hari sejak putusan tersebut disampaikan, yakni pada Kamis (6/2).

Benny Tjokrosaputro, ketika masih menjabat sebagai Komisaris Utama PT Hanson International Tbk., memberikan penjelasan pada seminar Fundamental Step for Better Future di Jakarta, Rabu (7/3/2018)./JIBI-Dedi Gunawan

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top