Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korut akan Luncurkan Senjata Strategis Baru

Komentar kim datang setelah Amerika Serikat melewatkan batas waktu akhir tahun untuk memulai kembali pembicaraan denuklirisasi. Gedung Putih dan Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar CNBC.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 01 Januari 2020  |  12:05 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un - Reuters/KCNA
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un - Reuters/KCNA

Bisnis.com, JAKARTA – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan akan terus mengembangkan penangkal nuklir negaranya dan akan memperkenalkan senjata strategis baru dalam waktu dekat, menurut media pemerintah KCNA.

Komentar kim datang setelah Amerika Serikat melewatkan batas waktu akhir tahun untuk memulai kembali pembicaraan denuklirisasi. Gedung Putih dan Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar CNBC.

Menlu AS, Mike Pompeo mengatakan dia berharap Korea Utara akan "memilih perdamaian."

“Jadi, melihat pelaporan itu secara publik, kami tetap berharap bahwa Kim akan mengambil jalur yang berbeda,” kata Pompeo kepada Fox News dalam sebuah wawancara seperti dikutip CNBC.com, Rabu (1/1).

Menurutnya, Kim akan membuat keputusan yang tepat dengan memilih perdamaian dan kemakmuran daripada konflik dan perang.

Kim mengadakan pertemuan empat hari yang jarang dilakukan komite pembuatan kebijakan Partai Buruh yang berkuasa. Pasalnya, Amerika Serikat tidak menanggapi seruannya yang berulang kali demi konsesi untuk membuka kembali negosiasi.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Kim telah memperingatkan mungkin harus mencari "jalan baru" jika Washington gagal memenuhi harapannya. Komandan militer AS mengatakan tindakan Pyongyang kemungkinan mencakup pengujian rudal balistik antarbenua (ICBM), yang telah dihentikannya sejak 2017 bersamaan dengan tes hulu ledak nuklir.

Tidak ada alasan bagi Korea Utara untuk terikat lebih lama lagi oleh moratorium uji coba nuklir dan ICBM yang dideklarasikan sendiri ketika Amerika Serikat melanjutkan latihan militer bersama dengan Korea Selatan. Kim mengatakan AS menjatuhkan sanksi sambil membuat tuntutan seperti gangster.

Kim berjanji untuk lebih mengembangkan penangkal nuklir, namun membiarkan pintu terbuka untuk dialog dengan mengatakan “ruang lingkup dan kedalaman” penangkal itu akan “dikoordinasikan dengan baik tergantung pada” sikap Amerika Serikat.

“Dunia akan menyaksikan senjata strategis baru yang akan dimiliki oleh Korut dalam waktu dekat,” kata Kim.

Di mengatakan akan terus waspada dengan membangun penangkal nuklir yang kuat yang mampu menahan ancaman nuklir dari AS dan menjamin keamanan jangka panjang.

Pengumuman itu muncul seminggu setelah dunia bersiap untuk “hadiah Natal” yang dijanjikan Kim untuk dikirim ke Amerika Serikat. Trump mengabaikan pesan samar Kim dan mengatakan bahwa alih-alih tes rudal, “mungkin itu hadiah yang bagus.”

Sejak 2011, Kim telah meluncurkan lebih dari 100 rudal dan melakukan empat uji coba senjata nuklir. Kekuatan senjata itu lebih dari apa yang diluncurkan ayahnya, Kim Jong Il, dan kakeknya, Kim Il Sung, selama 27 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korut
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top