Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trump Pastikan Tanda Tangani Kesepakatan Dagang AS-China 15 Januari 2020

Pernyataan Trump itu dikirim beberapa saat sebelum Wall Street dibuka untuk hari perdagangan terakhir tahun ini kemarin waktu setempat. Kepastian taggal penandatanganan kesepakatan dagang itu mengakhiri ketidakpastian dalam beberapa pekan terakhir karena sedikitnya informasi yang lebih terperinci.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 01 Januari 2020  |  07:37 WIB
Trump Pastikan Tanda Tangani Kesepakatan Dagang AS-China 15 Januari 2020
Presiden AS Donlad Trump. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Donald Trump mengatakan perjanjian dagang fase satu AS-China akan ditandatangani pada 15 Januari 2020 dan dirinya akan melakukan kunjungan ke China untuk melanjutkan pembicaraan.

Pernyataan Trump itu disampaikan beberapa saat sebelum Wall Street dibuka untuk hari perdagangan terakhir tahun ini kemarin waktu setempat. Kepastian tanggal penandatanganan kesepakatan dagang itu mengakhiri ketidakpastian dalam beberapa pekan terakhir karena sedikitnya informasi yang lebih terperinci.

Washington dan Beijing awal bulan ini mengumumkan bahwa kesepakatan perdagangan "Fase Satu" akan mengurangi perang dagang selama hampir dua tahun setelah Trump mengurangi atau membatalkan beberapa tarif. Sedangkan Beijing berjanji untuk mengadopsi reformasi perdagangan dan membeli lebih banyak ekspor pertanian AS.

Akan tetapi teks kesepkatan tersebut belum diumumkan ke publik sambil menunggu apa yang dikatakan pejabat AS sebagai persoalan teknis.

“Saya akan menandatangani Perjanjian Perdagangan Fase Satu yang sangat besar dan komprehensif dengan China pada 15 Januari,” ujar Trump seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Rabu (1/1).

“Upacara penandatanganan akan berlangsung di Gedung Putih. Perwakilan tingkat tinggi Cina akan hadir,” katanya lewat akun Twitter.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Pejabat AS dan China mengatakan perjanjian itu mencakup perlindungan hak kekayaan intelektual, makanan dan barang pertanian, jasa keuangan dan valuta asing serta ketentuan untuk penyelesaian sengketa.

Berdasarkan kesepakatan baru, China berkomitmen untuk meningkatkan pembelian minimal US$200 miliar selama dua tahun untuk hasil pertanian energi, dan jasa AS, menurut Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.

Pada bagian lain Trump mengatakan akan melakukan perjalanan ke Beijing untuk melanjutkan negosiasi "di kemudian hari". Hal itu menunjukkan kesediaannya untuk melanjutkan pembicaraan yang sempat macet.

Trump membatalkan rencana untuk mengenakan tarif senilai US$160 miliar atas barang dagang China pada pertengahan Desember, termasuk produk ponsel. Akan tetapi tetap memberlakukan tarif senilai US$250 miliar pada barang-barang buatan China, termasuk mesin dan produk elektronik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump perang dagang AS vs China
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top