Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Natal Berlangsung Damai, Menag Fachrul Razi Apresiasi Umat Islam

Perayaan hari raya Natal yang berlangsung aman dan damai dinilai menjadi salah satu bukti bahwa kualitas kerukunan umat beragama yang baik di Indonesia.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 30 Desember 2019  |  18:59 WIB
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi - Kemenag.go.id
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi - Kemenag.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi pelaksanaan Natal yang berlangsung khidmat di seluruh Indonesia. Dia juga mengapresiasi umat Islam dalam menjaga suasana kondusif selama perayaan tersebut.

Perayaan hari raya Natal yang berlangsung aman dan damai dinilai menjadi salah satu bukti bahwa kualitas kerukunan umat beragama yang baik di Indonesia.

Kondisi ini diyakini tidak terlepas dari peran dan kerja keras seluruh umat bergama para tokoh hingga organisasi masyarakat yang mendorong terciptanya kondusifitas selama Natal.

“Natal tahun ini berlangsung aman dan damai. Terima kasih kepada umat beragama, khususnya umat Islam selaku umat mayoritas di negeri ini," kata Menag Fachrul, di Semarang melalui keterangan resminya, Senin (30/12/2019).

Secara khusus, Menag juga menyampaikan rasa terima kasih kepada ulama, umat serta ormas Islam di seluruh wilayah Indonesia. Suasana damai selama perayaan Natal tidak terlepas dari sikap toleransi masyarakat Muslim terhadap umat Kristiani dalam perayaan Natal tahun ini.

“Bahkan, ada sebagian di antara mereka yang ikut menjaga gereja, saat umat Kristiani merayakan Natal,” tuturnya.

Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan Menag Fachrul Razi kepada umat Kristiani. Mereka telah merayakan Natal secara khidmat dan tidak berlebihan. Sehingga, perayaan Natal berlangsung penuh sukacita dan damai.

Menag berharap seluruh pihak termasuk seluruh umat beragama, majelis agama, dan tokoh agama untuk terus bersinergi dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama. Sebab, kedamaian dan kerukunan menjadi prasyarat mutlak terlaksananya pembangunan.

“Pemerintah akan mudah membangun, jika kondisi masyarakatnya rukun dan damai. Para ulama dan tokoh agama berperan penting dalam menjaga kerukunan umat."

“Jika negara rukun dan damai, masyarakat akan nyaman, banyak wisatawan berkunjung ke Indonesia, dan investasi pasti akan berkembang lebih banyak," terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenag natal
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top