Premium

Historia Bisnis : Bahaya Korupsi dari Pemilik 'Gaji Besar'

KPK terus mengingatkan sektor swasta agar menghindari praktik suap mengingat sektor swasta merupakan kedua paling tinggi setelah anggota DPR dalam melakukan korupsi.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 12 Desember 2019  |  15:48 WIB
Historia Bisnis : Bahaya Korupsi dari Pemilik 'Gaji Besar'
Seniman asal Aceh, Rasyidin Wig Maroe menampilkan pertunjukan pantomim di hadapan siswa SD Negeri Mojosongo VI Solo, Jawa Tengah, Senin (9/12/2019). Aksi memperingati Hari Antikorupsi Sedunia tersebut untuk mengedukasi siswa sekolah dasar agar menolak budaya korupsi - ANTARA FOTO/Maulana Surya

Kabar24.com, JAKARTA — Komisi pemberantasan Korupsi pada Rabu (11/12/2019) menggelar seminar tentang Komitmen Antikorupsi untuk Investasi yang Lebih Baik. 

KPK menyebut bahwa nomor satu penghambat investasi masuk ke Indonesia adalah praktik korupsi yang kerap terjadi.

Alasan itulah yang sebetulnya membuat investor malas untuk investasi mengingat ada perhitungan tersendiri yang mengeluarkan biaya lebih.

KPK terus mengingatkan sektor swasta agar menghindari praktik suap mengingat sektor swasta merupakan kedua paling tinggi setelah anggota DPR dalam melakukan…

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top