Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis : SDSB, Sikap PBNU, dan Kebesaran Jiwa Gus Dur

Ghafar Rahman telah menyatakan mundur setelah namanya terlibat dalam meminta bantuan kepada Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com
29 November 2019 | 16:31 WIB

Kabar24.com, JAKARTA — Menolong orang lain belum tentu mendapat balasan yang setimpal, artinya memeroleh imbalan yang memadai. Paling tidak itu dialami oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ghafar Rahman.

Ghafar Rahman digusur dari jabatannya sebagai Sekjen PBNU karena turut menandatangani proposal pengajuan dana bantuan untuk perbaikan gedung sekolah.

Berita mengenai pemecatan sekjen PBNU di era kepemimpinan ketua Umum PBNU Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu menghiasi halaman depan Harian Bisnis Indonesia edisi 29 November 1991.

Dalam perjalanannya, Gus Dur pernah menjabat sebagai Presiden ke-4 Republik Indonesia periode 1999-2001.

Ghafar Rahman digusur dari jabatannya secara resmi berdasarkan hasil rapat gabungan para pengurus Syuriah dengan Tanfidziyah.

Sebetulnya, penggusuran itu hanya satu tindakan resmi dari pihak organisasi karena sebelumnya Ghafar sendiri telah menyatakan mundur setelah namanya terlibat dalam meminta bantuan kepada Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS) yang notabene adalah pengelola Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB) yang diharamkan oleh umat Islam.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top