Wiranto Sedang Proses Pemulihan, Setelah Normal Dipindah ke Kamar Rawat Inap

Menko Polhukam Wiranto hingga saat ini masuk dalam proses pemulihan dan belum dipindahkan ke ruang atau kamar rawat inap.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  15:07 WIB
Wiranto Sedang Proses Pemulihan, Setelah Normal Dipindah ke Kamar Rawat Inap
Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) diserang orang tak dikenal dalam kunjungannya di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). - ANTARA/Dok Polres Pandeglang

Bisnis.com, JAKARTA -  Menko Polhukam Wiranto hingga saat ini masuk dalam proses pemulihan dan belum dipindahkan ke ruang atau kamar rawat inap.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jenderal (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo mengatakan Menko Polhukam Wiranto masih berada di ruang perawatan belum dipindahkan ke kamar rawat inap.

"Kita bersyukur kondisi Pak Wiranto sudah semakin baik, dan sudah bisa kontak, dan sekarang tinggal pemulihan. Ini keterangan dari dokter Terawan, sekarang lagi proses pemulihan, setelah normal nanti baru pindah ke rawat inap," kata Subagyo.

Subagyo belum mendapatkan keterangan kapan jadwal pasti Wiranto bisa keluar rumah sakit dan menjalani rawat jalan.

"Saya tidak tahu kapan keluar, saya bukan dokter, mudah-mudahan secepatnya, mohon doa dari semuanya," ujarnya.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden lainnya yang juga menjenguk Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar mengatakan, Wiranto harus menjalani operasi yang cukup besar yang membutuhkan waktu penanganan selama tiga jam.

"Luka kan sudah tahu semua, di perut kan, operasinya tiga jam lebih, jadi operasi yang cukup besar, kondisi sudah membaik," ujar Agum.

Sebelumnya, pada Kamis 10 Oktober 2019, Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal ketika melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten.

Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan benda tajam di perut akibat penyerangan tersebut. Awalnya Wiranto mendapatkan perawatan di RSUD Berkah, Pandeglang, kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Selain Wiranto, tiga orang lainnya juga terkena tusukan pelaku, yaitu ajudan Wiranto, Kapolsek Menes Pandeglang Kompol Daryanto, dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wiranto

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top