Bank China Setujui Pemberian Pinjaman Rp9,9 Triliun untuk Tesla

Produsen mobil listrik kenamaan asal Amerika Serikat Tesla Inc. mendapatkan pinjaman senilai 5 miliar yuan (Rp9,9 triliun) dari China Merchants Bank.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  16:24 WIB
Bank China Setujui Pemberian Pinjaman Rp9,9 Triliun untuk Tesla
Stasiun Tesla Supercharger di Cabazon, California, Amerika Serikat. - Reuters/Sam Mircovich

Bisnis.com, BEIJING – Produsen mobil listrik kenamaan asal Amerika Serikat Tesla Inc. mendapatkan pinjaman senilai 5 miliar yuan (Rp9,9 triliun) dari China Merchants Bank.

Pinjaman tanpa jaminan selama setahun itu akan digunakan Tesla untuk menyediakan mobil buatannya di pasaran China, demikian portal berita Caixin.

Tesla pertama kali menjual mobil model 3 buatan AS kepada para pelanggannya di China pada Februari lalu.

Penjualan model 3 telah mencapai 79.600 unit di seluruh dunia hingga triwulan ketiga tahun ini, sedangkan model S dan model X secara keseluruhan terjual 17.400 unit.

Namun, angka penjualan mobil mewah itu tidak sesuai dengan target perusahaan yang dimiliki Elon Musk tersebut sebanyak 100.000 unit pada triwulan ketiga.

Saat ini Tesla membangun pabrik terbesarnya di Shanghai. Pabrik yang disebut dengan Tesla Gigfactory itu akan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.

Pabrik di Shanghai akan menambah produksi 500.000 unit mobil listrik mewah hinggga Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, Tesla Motors

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top