Balitbang dan Diklat Kemenag Gelar Pameran Hasil Penelitian dan Kediklatan

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menggelar kegiatan Ekspose Hasil Penelitian, Pengembangan, dan Kediklatan Tahun 2019.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 24 September 2019  |  16:18 WIB
Balitbang dan Diklat Kemenag Gelar Pameran Hasil Penelitian dan Kediklatan
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Ekspose Badan Litbang dan Diklat Tahun 2019, serta meluncurkan Quran in Word di Jakarta, Selasa (24/9/2019) - Denis Riantiza M

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menggelar kegiatan Ekspose Hasil Penelitian, Pengembangan, dan Kediklatan Tahun 2019.

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Abdurrahman Mas’ud mengatakan digelarnya acara ini bertujuan untuk menyosialisasikan dan mendiseminasikan hasil-hasil penelitian kelitbangan dan kediklatan Kemenag agar produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Kami berharap dengan kegiatan expose hasil Kelitbangan dan Kediklatan Kemenag dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan Indonesia sejahtera lahir batin melalui penetapan kebijakan berbasis riset," ujar di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Dia mengatakan bahwa keterlibatan agama dalam proses pembentukan kebijakan tidak mungkin dihindari karena telah menjadi bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, melalui penelitian dan pengembangan di bidang kehidupan keagamaan diharapkan dapat mendorong kebijakan yang lebih baik didasarkan atas bukti-bukti yang memadai.

Terlebih di era disrupsi ini, menurut riset beberapa lembaga dan para sarjana mengungkap terjadi pergeseran nilai dalam kehidupan beragama, yakni ke arah intoleransi, eksklusivisme, dan ekstrimisme agama.

Diperlukan riset dan diklat untuk merumuskan kebijakan dan strategi konkret memimpin gerakan literasi keagamaan di kalangan milenial dalam rangka penguatan keberagamaan yang moderat.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berujar bahwa sejumlah kajian penelitian akan semakin memperkaya masyarakat, bukan memancing pembenturan pemahaman yang berbeda-beda. Penelitian diharapkan dapat menggambarkan esensi beragama kepada masyarakat.

"Jangan sampai kita terjebak atas nama agama sesama saudara berkonflik, saling merendahkan harkat martabat sesama. Emosi keberagamaan yang sedemikian rupa yang berlebihan, yang tidak ditopag oleh wawasan keagamaan yang cukup bisa menimbulkan ekstrimisme," kata Lukman.

Adapun hasil-hasil kelitbangan dan kediklatan Balitbang dan Diklat Kemenag antara lain sebagai berikut:
-Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama
-Survei Indeks Kepuasan Pelayanan Kantor Urusan Agama
-Survei Indeks Kesalehan Sosial
-Survei Indeks Kepuasan Jamaah Haji di Indonesia
-Survei indeks integritas siswa
-Survei Indeks Layanan Kitab Suci
-Terjemahan Alquran Bahasa Daerah
-Tashih Alquran Online
-Alquran Braile
-Aplikasi Alquran digitasi
-Tafsir ilmu yang akan diadopsi dan diterbitkan oleh negara anggota MABIMS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenag

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top