Revisi APBD, Bengkulu Pangkas Belanja Rp113 Miliar

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD (APBD-P) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2019 disetujui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu untuk dilanjutkan pembahasannya.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  21:26 WIB
Revisi APBD, Bengkulu Pangkas Belanja Rp113 Miliar
Taman Wisata Alam Seblat, di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. - Youtube

Bisnis.com, BENGKULU — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD (APBD) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2019 disetujui Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk dilanjutkan pembahasannya.

Dikutip dari laman Kemendagri, salah satu revisi yang diajukan ialah pengurangan pos belanja menjadi Rp3,516 triliun dari rencana sebelumnya Rp3,629 triliun. Artinya, ada pemangkasan dana sekitar Rp113,326 miliar.

Tim Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) telah menindaklanjuti dan membahas rencana tersebut. Banggar menyetujui Raperda APBD-P Provinsi Bengkulu TA 2019 dilanjutkan pada tahap berikutnya.

“Tim Banggar menyetujui Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2019 dilanjutkan pembahasannya untuk disetujui dan ditetpakan menjadi Perda Provinsi Bengkulu,” tutur Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bengkulu, Jonaidi SP, Senin (26/8/2019).

Rapat Paripurna yang ke -17 Masa Persidangan ke- 2 Tahun Sidang 2019 ini  dipimpin Ketua DPRD  Ihsan Fajri dan dihadiri Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, unsur Forkompinda Provinsi, instansi vertikal, kepala OPD dan ASN dilingkup Pemprov Bengkulu.

Adapun persetujuan Banggar atas angka perubahan APBD Provinsi Bengkulu TA 2019 secara keseluruhan tiga hal, yakni pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Pendapatan semula sebesar Rp3,355 triliun lebih, setelah perubahan menjadi Rp3,303 triliun. Po situ mengalami pengurangan sebesar Rp51,3226 miliar.

Anggaran belanja semula sebesar Rp3,629 triliun lebih, setelah perubahan  menjadi sebesar Rp 3,516 triliun, yang berarti megalami pengurangan Rp113,326 miliar.

Untuk penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan APBD TA 2018, semula sebesar RPp284,699 miliar, setelah perubahan menjadi sebesar Rp213,318 miliar.

Pengeluaran pembiayaan daerah semula sebesar Rp10 miliar, setelah perubahan menjadi Rp620 juta. Jumlah Pembiayaan neto semula Rp274,699 miliar lebih, setelah perubahan menjadi Rp212,698 miliar lebih.

Dengan disetujui oleh Banggar, maka selanjutnya akan dilakukan tahap Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi yang akan digelar pada Rapat Paripurna yang ke -18 pada hari Selasa (27/8/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apbd, bengkulu

Sumber : kemendagri.go.id

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top