Kaesang Pangarep 'Akui' Pernah Punya Saham Batu Bara

Kaesang Pangarep akhirnya 'mengakui' dirinya pernah memiliki saham perusahaan batu bara.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 24 Agustus 2019  |  14:15 WIB
Kaesang Pangarep 'Akui' Pernah Punya Saham Batu Bara
Kaesang mampir booth Toyota. - BISNIS.COM/Aprianus Doni

Bisnis.com, JAKARTA – Kaesang Pangarep akhirnya mengaku dirinya pernah memiliki saham perusahaan batu bara. Tetapi dalam hal ini yang dimaksud Kaesang adalah pernah investasi saham batu bara di pasar modal.

Kaesang memang seringkali disinggung seolah-olah memiliki perusahaan batu bara sendiri setelah film dokumenter Sexy Killers dirilis di platform video Youtube.

“Selalu ada yang komen seolah-olah saya punya perusahaan batu bara,” tulis Kaesang melalui laman media sosial Twitter disertai dengan foto screen capture akun gosip Instagram lambe turah dan salah satu komentar warganet yang menyatakan dirinya memiliki perusahaan batu bara.

Tak lama berselang, Kaesang kembali mengunggah komentar warganet yang lagi-lagi menyatakan dirinya memang memiliki perusahaan batu bara.

“Banyak sekali yang mendoakan saya punya perusahaan batu bara,” sambungnya.

Dalam cuitan berikutnya, Kaesang akhirnya mengaku dirinya memang memiliki saham di perusahaan batu bara saat menanggapi komentar warganet yang meminta klarifikasi darinya melalui media sosial Twitter.

“Ya jujur saya pernah punya saham batu bara. Lha wong beli saham batu bara 100rb aja bisa kok,” ungkap Kaesang Pangarep.

Kaesang tidak menyebutkan saham perusahaan batu bara yang dimaksud. Tetapi mencermati dari cuitannya, bahwa harga saham Rp100.000 adalah mengacu pada harga saham batu bara ketika di pasar modal.

Pantauan Bisnis, beberapa emiten perusahaan batu bara memang masih memiliki harga murah di bawah Rp100.000 per 1 lot-nya, seperti emiten kode TOBA, BOSS, DOID, dan BUMI.

Selanjutnya, Kaesang berkata, dirinya dan Gibran memang tidak pernah mengklarifikasi memiliki saham di perusahaan batu bara, karena isu tersebut tidak berasal dari mulutnya. Sehingga warganet harusnya meminta klarifikasi langsung dari sumber yang menyebarkan berita tersebut.

Cuitan tersebut mendapatkan respons yang beragam dari warganet. Kebanyakan dari pengguna Twitter yang mengomentari cuitannya, berusaha memberikan informasi kalau memiliki saham bukan berarti memiliki keseluruhan perusahaan tersebut.

“Bener mas. Ayo kasih pelajaran investasi,” tulis akun @sekarfern.

“Yaaap bener itu. Yuk investasi saham.  Jangan keseringan investasi benih saja,” tulis akun @Gldyprk.

Salah satu akun malah meminta Kaesang untuk membeli saham BCA. Namun Kaesang dengan polos bilang bahwa saham BCA mahal sehingga belum mengoleksi.

“Baru 100 ribu aja toh.. saya yang punya BCA biasa aja mas.. hmm,” tulis akun @jeremowen__ yang langsung dibalas cuitannya oleh Kaesang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaesang

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top