Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apa Hebatnya Sosok Pengusaha Rasuna Said di Mata Wapres JK?

Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong para pengusaha wanita yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (Ipemi) meniru jejak Hajjah Rangkayo Rasuna Said (HR Rasuna Said) dalam berbisnis.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  11:38 WIB
Jalan Rasuna Said di Jakarta Selatan - wikipedia
Jalan Rasuna Said di Jakarta Selatan - wikipedia

Kabar24.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong para pengusaha wanita yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (Ipemi) meniru jejak Hajjah Rangkayo Rasuna Said (HR Rasuna Said) dalam berbisnis. 

"Si Jakarta ini ada Jl. Rasuna Said. Itu pengusaha muslimah, pengusaha wanita. Yang tentu mendapat penghargaan [sehingga dinobatkan sebagai pahlawan nasional]. Setau saya tidak ada [penamaan] jalan [dasarnya] pengusaha laki-laki di Jakarta," kata Jusuf Kalla dalam pembukaan Rapat kerja Nasional Ipemi di Jakarta, Senin, (29/7/2019).

Menurut Jusuf Kalla inspirasi dari tokoh perempuan HR Rasuna Said harus menjadi contoh bagi anggota Ipemi untuk semakin sukses dalam berbisnis. 

Untuk diketahui, HR Rasuna Said merupakan tokoh pergerakan nasional yang juga pengusaha. Lahir 15 September 1910 di Sumatra Barat, Rasuna Said kemudian aktif sebagai tokoh yang menentang kolonialisme dan perjuangan hak wanita. 

Rasuna juga menjadi perempuan pertama yang ditangkap Belanda karena penggunaan kata-kata sangat tajam dengan tuduhan ujaran kebencian. Rasuna mendirikan sekolah putri dan majalah Menara Poeteri. 

"Harapan saya bahwa Ipemi ini dapat memajukan usaha para anggotanya dan mengajak muslimah lainnya [menjadi pengusaha]," katanya.

Jusuf Kalla menekankan, penambahan pengusaha perempuan saat ini sangat mungkin terjadi. Dengan semakin baiknya tingkat pendidikan perempuan serta dengan kemajuan teknologi maka akses untuk membuka usaha semakin terbuka. 

"Para pengusaha yang majulah yang dapat membayar pajak sehingga memajukan negeri ini. Tanpa [penerimaan] pajak tidak mungkin negeri ini maju. Tanpa orang bekerja tidak mungkin negeri ini makmur," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jusuf kalla pengusaha pengusaha wanita
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top