Pelaku Usaha Durban Afrika Selatan Lirik Investasi di Indonesia

KBRI Pretoria dan ITPC Johannesburg mempromosikan produk-produk unggulan sekaligus peluang investasi Indonesia dalam kepada pelaku usaha di Durban, Afrika Selatan.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  03:09 WIB
Pelaku Usaha Durban Afrika Selatan Lirik Investasi di Indonesia
Seorang pembeli menghitung uang Dolar Amerika Serikat yang ditukarnya di gerai penukaran valuta asing, Jakarta, Senin (15/7/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA—KBRI Pretoria dan ITPC Johannesburg mempromosikan produk-produk unggulan sekaligus peluang investasi Indonesia dalam kepada pelaku usaha di Durban, Afrika Selatan.

Upaya untuk promosi dilakukan melalui rangkaian kegiatan Forum Bisnis ‘Trade and Invest with Remarkable Indonesia’ pada 16-18 Juli 2019.

Rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari acara inti berupa forum bisnis dan pertemuan dengan berbagai pelaku usaha, media dan pemerintah daerah setempat.

KBRI Pretoria dan ITPC Johannesburg juga mempergunakan kesempatan tersebut untuk mengundang pelaku usaha Afsel hadir pada Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID), Agustus 2019 di Bali, dan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34 pada Oktober 2019 di BSD.

Selain itu, Perwakilan RI juga melakukan in-store promotionproduk-produk Indonesia. Bukan hanya produk makanan dan minuman serta batik, tetapi juga produk-produk industri strategis Indonesia seperti gerbong kereta api dari PT. INKA, tankdari PT. Pindad, dan pesawat dari PT. Dirgantara Indonesia.

Duta Besar RI untun Afrika Selatan Salman Al Farisi mengatakan acara inti berupa Forum Bisnis yang digelar pada 17 Juli 2019 di Hotel Hilton Durban berhasil menarik minat perwakilan pemerintah daerah, perwakilan Chamber of Commerce and Industry, dan media yang berada di Kota Durban dan Propinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan untuk datang dan berinteraksi dengan narasumber.

“Kondisi terbaru perdagangan antara kedua negara kembali menunjukkan tren peningkatan setelah sempat anjlok pada 2015,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi dirilis Kementerian Luar Negeri, Senin (22/7/2019).

Forum Bisnis yang secara khusus mengundang kehadiran Direktur Indonesian Investment Promotion Centre (IIPC) Abu Dhabi Delfinur Rizky ini berusaha menarik minat para pelaku usaha Afsel yang berada di Propinsi Kwazulu Natal untuk berinvestasi di Indonesia.

Dalam paparannya, Delfinur Rizky, menyampaikan peluang paket-paket investasi serta cara dan regulasi untuk berinvestasi di Indonesia.

Lebih lanjut, dia menuturkan pemerintah memiliki optimisme atas tren peningkatan investasi Afrika Selatan di Indonesia. Dari angka realisasi investasi pada 2018, terdapat peningkatan peringkat Afrika Selatan sebagai negara asal investor terbesar di Indonesia, dari peringkat 43 pada 2017 menjadi 39 pada 2018.

Secara jumlah juga terjadi peningkatan investasi asal Afrika Selatan dari US$4,3 juta pada tahun 2017 menjadi US$5,37 juta pada tahun 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
afrika selatan

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top