Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Korban perdagangan orang dihadirkan saat rilis pengungkapan tindak pidana perdagangan orang di Jakarta, Selasa (9/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Premium

Human Trafficking, Sisi Kelam Industri Pariwisata?

15 Juli 2019 | 10:04 WIB
Sektor pariwisata dituding berkontribusi terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Indonesia. Benarkah demikian?

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian air mata. Sebutan itu disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise untuk merujuk kementerian yang dipimpinnya.

Sebutan itu diucapkannya dalam diskusi publik "Bahaya Human Trafficking di Tengah Majunya Industri Pariwisata Nasional & Pemberian Anugerah Duta Anti Human Trafficking 2019" di Jakarta, Selasa (9/7/2019). Yohana mengaku seringkali merasa sedih menyaksikan berbagai permasalahan yang harus dihadapi anak dan perempuan Indonesia.

"Saya ke luar negeri, menemui perempuan-perempuan Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di shelter-shelter. Mereka menangis ingin pulang," tuturnya.

Menurut Yohana, perempuan-perempuan tersebut menjadi korban tindak pidana perdagangan orang karena percaya dengan iming-iming bekerja di luar negeri. Padahal, pekerjaan yang ditawarkan belum jelas.

Diskusi publik \"Bahaya Human Trafficking di Tengah Majunya Industri Pariwisata Nasional & Pemberian Anugerah Duta Anti Human Trafficking 2019\" yang turut menghadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jakarta, Selasa (9/7/2019)./Bisnis-Lalu Rahadian

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top